Laper tapi Mager? Cobain deh Bebek Buma! Josss Banget..

DiaryMahasiswaย | Hai sahabat diary, gimana kabar kalian semua? Semoga sehat selalu ya. Karena dengan sehatlah kita bisa melakukan banyak hal. Termasuk salah satunya membaca diaryku ini. Jangan lupa makan untuk tetap bisa menghadapi pahitnya kehidupan.

Btw, ngomongin makan. Kira-kira kalian lagi pengen makan apa nih? Pernah nggak sih ngerasain laper tapi mager (males gerak)? Kalau iya, cobain deh Bebek Buma. Nasi Bebek Madura Delivery Pertama di Indonesia!

Sebelum kepo lebih jauh sebelumnya aku mau cerita dulu, boleh?
Well, jadi gini. Akhir-akhir ini aku sering banget meeting di bebek buma. Entah ini dalam urusan buku ataupun bisnis. Kebetulan sahabat sekaligus guruku ini merupakan Co-Founder dari bebek buma. Jadi kalau mau kerja sama bisa hubungi beliau. Hendri Hariyanto, namanya. Aku biasa memanggilnya Mas Hendri.

Baca juga : Nyobain Bakso Klenger 1 KG

Aku mengenalnya sudah lama. Berawal dari chatdifacebookย kemudian bisa bertemu, sharing dan sampai sekarang bisa kerjasama bareng.

Di tahun 2016 hingga awal tahun 2017 aku bekerja sama dengan Mas Hendri untuk menjual buku. Kalau tidak salah sampe ratusan buku lebih habis kami jual. Tepatnya lupa berapa eksemplar, yang jelas lebih dari 3 dus besar, selain menjualnya, kami mengurus agen dan resellernya.

Buku yang kami jual berjudul “Marketing Langit”. Kalau kalian pernah melihat atau dengar buku itu, pasti tahu. Atau nggak kalian sudah punya. Selamat, kamu beruntung. Penulis buku ini bernama Kusnadi Ikhwani. Owner dari ayam geprek dan beliau juga mantan konsultan BAPENAS.

Saat ini kami sudah tidak jualan bukunya lagi. Bukan tidak mau, melainkan stok bukunya sudah tidak ada, alias belum cetak lagi. Tapi respon pemesan terus ada yang menanyakan. Ada yang sampe kecewa juga karena belum dapet bukunya. Ya gitu lah, semoga dilain kesempatan bukunya bisa dicetak ulang.

Kembali ke cerita makan tadi. Kalian suka bebek? Aku sendiri suka, tapi jarang sih makan bebek, kadang suka kecewa disaat daginnya alot atau keras gitu. Malam itu aku dan Mas Hendri kebetulan ada meeting di bebek buma 1. Sebelum pulang aku dikasih bebek buma satu porsi.

Coba deh, lihat aja dulu kemasannya kalau kalian pesan bebek buma dibawa pulang. Menarik bukan? Catet tuh nomornya diatas, siapa tahu mau pesen.

Oh, ya kalau kalian mau datang ke rumah makan Bebek Buma 1 ini. Datang saja ke alamat :ย Jalan Ki Penjawi No 28 Kotagede Yogyakarta


Coba perhatikan logo dari bebek buma dibawah ini. Khas banget dengan Madura. Perlu kalian tahu juga makanan khas Madura nggak melulu sate lho. Salah satunya ya ini, bebek buma, nasi bebek madura.

Foto ini aku ambil waktu itu malam hari, kalau tidak salah diatas pukul 22.00. Tepat setelah selesai aku meeting dengan Mas Hendri. Terlihat sepi? Memang, karena sudah tutup rumah makan ini.

Tempatnya kecil ya? Ya, karena bebek buma satu ini tempatnya sebuah garasi mobil. Tapi jangan salah, meskipun tempatnya nggak sebesar yang mungkin kalian kira. Tapi yang beli kesini rame juga lho. Bahkan para ojol (ojek online) juga sering datang. Demi para pelanggannya.

Kalian yang ada di Jogja juga bisa pesan pake go-food kok. Terlebih kalau lagi malas datang ke lokasinya. Bebek buma ini merupakan salah satu menu bebek dengan bumbu khas dari Madura. Rasanya mantap terlebih ada bumbu rujaknya. Sebenarnya yang dijual disini nggak cuma bebek, tapi ada ayamnya juga.

Waktu aku ditawarin suruh milih bebek atau ayam? Aku mencoba memilih bebek karena penasaran akan rasa bebeknya. Apalagi isinya, coba aku buka ya. tapi jangan pengen, lho ๐Ÿ˜€

Inilah penampakan isinya, apa yang kalian pikirkan ketika melihat ini? Udah-udah, ketebak banget, laper kan. Ngaku aja ๐Ÿ˜€

Isinya tentu ada nasi dan bebek dong? Betul, tapi selain itu ada lalapan, sambel ada dua. Pertama sambal bawang dan satu lagi sambal rujak. Pernah denger sambal rujak? Beuh, kemana aja nggak pernah denger.

Gini-gini, aku ceritain, sambel rujak ini seperti halnya rujak, ada pedasnya, ada asemnya. Jangan salah, kalau udah di cocol sama bebeknya campur nasi. Beuhhhh.. rasanya josss banget. Serius.

Awal mencicipi dengan gigitan pertama, memang rasanya enak. Beda dengan bebek-bebek pada umumnya. Jujur ini nggak alot atau keras daginnya. Bahkan sampe aku makan tuh tulangnya, nggak keras dan enak pula. Dan bener-bener terasa khas bumbu rujaknya. Berasa lagi makan di Madura langsung..hehe. Bebek buma ini bener-bener bikin nagih rasanya.

Harganya berapa? Untuk satu porsinya harganya mulai dari Rp.18.000,- Tapi kalau kalian mau makan di tempat langsung cukup membayar Rp.12.000,- saja. Murah bukan? Selain itu ada berbagai harga paketannya juga kok. Oh, ya, maaf ya aku belum bisa foto daftar harganya.

Itu kan foto waktu kamu makannya dibungkus bawa pulang, gimana penampilan atau porsi disaat dimakan di tempat, Ndi?
Tenang, pagi itu kebetulan aku ada meeting juga sama Mas Hendri, seperti biasa sebelum di mulai sarapan dulu. Bedanya pagi itu aku memilih ayam di bebek buma. Karena biar adil, jadi bebek dan ayam semuanya dicoba.

Untuk satu porsi dibawah ini sebenarnya nggak beda jauh dari foto sebelumnya yang dibungkus dibawa pulang. Hanya saja ini ayam goreng bukan bebek. Rasanya tetap sama josss.

Nasinya kok dikit, Ndi?
Memang porsinya segitu, tapi kalau kalian merasa kurang, ya tinggal pesan nasi lagi. Ayamnya kurang? Beli lagi..he

Sering meetingsama Mas Hendri karena memang ada beberapa project yang harus diselesaikan. Tempatnya nggak cuma di bebek buma 1 sih, kadang di bebek buma 2, kadang juga di Mr. Teto.

Mr.Teto siapa lagi, Ndi?
Jadi gini Mr.Teto itu sebuah tempat makan juga, masih satu management dengan bebek buma. Penasaran, buka aja di MrTeto.com. Sorry, aku belum bisa bahasย Mr. Teto di diary kali ini. Next timedeh, in shaa Allah.

Aku sendiri kalau meetingย biasanya di buma 1 atau buma 2. Sama-sama nyaman sih, hanya saja tempatnya berbeda dibandingkan dengan bebek buma 1. Lebih besar? Iya, betul, dan tempatnya juga agak jauh dari buma 1.

Bebek Buma 2 ini beralamatkan di Jalan Damai No 3 Sinduharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta

Malam itu selain ada meeting dengan Mas Hendri di Bebek Buma 2. Di situ juga ada BUMACOUSTIK, live accousic. Seperti banner depan rumah makan buma 2 sudah tertempel.

Jadi buma coustic ini sebuah pertunjukan acoustic gitu. Jadi para pelanggan yang datang ke buma 2 ini selain bisa menikmati nasi bebek Madura, bisa juga menikmati alunan lagu yang khusus dipersembahkan untuk siapa saja yang datang untuk makan.

Sembari persiapan tes gitar, pelanggan juga perlahan makin banyak. Begitu juga abang-abang ojol (ojek online) datang silih berganti.

Di bebek buma 2 juga aku sempat merasakan menu bebeknya. Rasanya sama seperti di bebek buma 1. Tetap josss banget. Apalagi kalau bisa merasakan makan malam ditemani alunan acoustic. Pasti lebih nikmat.

Menggoda ya kalian lihat goreng bebeknya?
Oh, ya, di bebek buma ini ada juga menu Bekek Buma Patemon dan Bebek Buma Ratoh.

Bebek Buma Patemon (Nasi + Bebek Goreng Buma + Bumbu Belur Madura + Sambal + Lalapan).

Bebek Buma Ratoh(Nasi + Bebek Goreng Buma (UKURAN LEBIH BEASR) + Tempe + Tahu + Bumbu Belur Madura + Sambal + Lalapan).

Selain itu nasi bebek Madura ini menggunakan resep asli dari Madura, pemotongan daging yang sesuai dengan syariat Islam. Dan kualitas produknya juga terjaga. Setelah makan disini, kalian juga bisa bersantai terlebih dahulu, terlebih kalau ada buma cousticnya. Lebih seru tentunya.

Sembari menyelesaikan project, ditemani juga dengan kopi. Ya, kalian bisa pesen kopi juga disini.

Kalau lelah bolehlah istirahat sejenak sembari menikmati alunan lagu disini. Tapi buma coustic itu adanya malam, nggak sedari siang.

Nggak cuma aku aja yang mengabadikan foto atau video singkat disini, tapi orang yang datang juga banyak. Begitu juga dengan, Mas Hendri yang totalitas merekam untuk dokumentasi khsusus di bebek buma.

Sesekali boleh lah aku selangi dengan cek DiaryMahasiswa.com. Memang gitu sih, kalau aku lagi ngerjakan project, atau tugas. Suka banget mengecek blog. Kadang cuma lihat-lihat, kadang juga untuk approve komentar. Siapa tahu ada komentar dari kamu, iya kamu.

* * *

Oh, ya, kalau kalian mau lihat beberapa rekaman buma coustic malam itu, bisa dilihat dibawah ini ya:

Untuk saat ini sepertinya belum ada Buma Cousstic lagi, karena kemarin waktu aku meeting disana belum ada. Memang nggak setiap malam sih, tapi kalau untuk tahu, silahkan cek instagram bebek buma.ย Berikut alamat lengkapnya semua :

Bebek Buma 1โ€“ Jalan Ki Penjawi No 28 Kotagede Yogyakarta. Telp.(0274) 377548 WA. 0877-3391-1113 (Buka setiap hari Pukul 08.00 s.d 22.00 WIB).

Bebek Buma 2 โ€“ Jalan Damai No 3 Sinduharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta. Telp. (0274) 283-1929 WA. 087734239222 (Buka setiap hari Pukul 10.00 s.d 22.00 WIB).

Bebek Buma 3 โ€“ Jalan Titi Bumi Timur Banyumeneng No 23 Rt 10 / Rw 04 Banyuraden Gamping Sleman Yogyakarta

Buma Delivery Solo โ€“ Jalan Mawar Kalitan Solo (Selatan Solo Paragon). Telp. (0271) 7462-777 WA. 0878-3120-3888 (Buka setiap hari Pukul 08.00 s.d 21.00 WIB).

Kalau kalian penasaran, datang langsung saja ke bebek buma, baik cabang satu, dua atau tiga. Dan jangan lupa berkabar ya, siapa tahu bisa silaturahmi.

179 Responses for Laper tapi Mager? Cobain deh Bebek Buma! Josss Banget..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *