Grhatama Pustaka, Perpustakaan Terbesar SeAsia Tenggara


DiaryMahasiswa.com
| Sebagai seorang blogger, membaca merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan. Selain menambah wawasan, membaca juga bisa memperbaiki tulisan. Tempat yang nyaman, membuat tenang untuk baca.

Baca juga : Menikmati Sore di Grhatama Pustaka Yogyakarta

Siang itu aku mengajak sahabatku, Maman. Untuk pergi ke perpustakaan terbesar di Indonesia. Namanya Grhatama Pustaka. Tempatnya berada di Jalan Janti no.344 Banguntapan Bantul Yogyakarta.

Sering melihat ketika pembangunannya, karena sering sekali pergi ke daerah perpustakaan. Kebetulan lokasinya berdekatan dengan JEC (Jogja Expo Center). Sebuah pusat konvensi yang terletak di Yogyakarta.

Waktu itu pukul 14.00 kami pergi ke Grhatama Pustaka. Sesampainya di gerbang terlihat megah dan indah. Apalagi rumputnya yang terlihat hijau. Seperti beberapa minggu yang lalu aku ke Candi Sambisari.

Bisa dibaca : Pemandangan Indah di Candi Sambisari

Sesampainya di perpustakaan, kami langsung menuju tempat parkir. Aku sengaja berhenti sebelum masuk ke tempat parkir untuk memotret gedung perpustakaannya dari samping. Terlihat indah, apalagi cuacanya yang cerah.

Tak sedikit yang berdatangan. Bahkan sudah penuh tempat parkirnya. Kami saja harus menunggu beberapa motor yang keluar. Sebenarnya bisa parkir di luar tapi panas. Sayang juga sama motornya kepanasan. Untungnya ada dua motor yang keluar, sehingga bisa parkir di dalam.

Kemudian, kami bergegas masuk ke dalam. Serasa masuk mall tapi yang isinya buku semua. Nyaman banget, padahal kami baru pertama kalinya masuk ke perpustakaan ini. Sempat bingung ketika sampai pintu masuk. Aku bertanya kepada penjaga perpusnya. Sedangkan Maman menitipkan tas yang berisi laptop.

Kunci sudah di pegang. Sebelum masuk kami mengisi form daftar tamu. Disitu ada beberapa yang harus di isi. Ada nama, pendidikan terakhir dan tujuan kita ke perpustakaan mau ngapain. Sudah ada pilihannya. Ada yang membaca, penelitian dan berkunjung. Kami mengisi berkunjung dan membaca. Karena niat dari awal selain main ingin membaca juga. 

Setelah mengisi daftar hadir, langsung menuju tempat dimana untuk menyimpan tas atau barang. Kami memasukan tas yang berisi laptop. 
Sempat penasaran dengan tempat penyimpanannya. Aku mencoba menguncinya dan kemudian keluar. Dekat pintu ternyata ada penjaganya juga. Semakin percaya dengan keamanan di perpustakaan ini.
Tidak menunggu lama, kami langsung masuk agar bisa baca buku. Depan pintu masuk cukup penuh waktu itu, ada beberapa orang yang mau masuk dan keluar. Karena para pengunjung yang mau masuk diharuskan melepas alas kaki terlebih dahulu.

Bagusnya di Grhatama Pustaka ini, alas kaki yang kita lepas tidak di simpan di luar begitu saja. Tapi dibawa masuk dengan wadah tas kecil khusus alas kaki. Jadi terlihat rapih dan tetap bersih. Ada dua kotak tempat tas untuk alas kaki depan pintu.

Ini dia tas tempat alas kaki para pengunjung. Sandal atau sepatu jadi aman untuk dibawa ke dalam perpustakaan. Tidak mengganggu sama sekali. Memang awalnya sempat bingung, bahkan aku hampir ke dalam perpus dengan alas kaki di simpan di luar. Tapi aku tak melihat satu orang pun yang menyimpan alas kakinya di dalam. 
Melihat orang lain memasukannya ke dalam tas yang disediakan. Aku pun mengikutinya. Maklum belum tahu karena baru pertama kalinya.

Sebelum menceritakan keseruan berada di perpustakaan ini. Aku akan memberitahukan kapan dan apa saja yang ada di Grhatama Pustaka ini. Siapa tahu bagi sahabat yang berada di luar Yogyakarta ingin main ke perpus ini disaat liburan nanti. Mudah-mudah ceritaku ini bisa membantu untuk mengetahui tempat ini.

Jadi nama Grhatama Pustaka ini mengandung makna, yaitu menyimpan swaka. Karena di Perpustakaan ini terdapat berbagai koleksi buku yang masih baru hingga buku langka yang sudah dicetak lagi, baik dalam bentuk buku maupun digital.

Gedung perpustakaan ini dirancang untuk mengakomodir fungsi perpustakaan sebagai institusi yang mampu memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi bagi masyarakat luas.

Grhatama Pustaka ini dibangun di tanah seluas 2,4 hektar. Selain itu, istimewanya, perpustakaan ini menelan dana sebesar Rp.72,5 milyar (sumber : Jogja.co)

Dilengkapi dengan bioskop enam dimensi (6D). Selain bisa membaca, para pengunjung juga bisa merasakan sensasi yang berbeda. Saat film diputar, kelima pancaindra penonton akan diajak menikmati efek adegan demi adegan dalam film.

Grhatama Pustaka juga memiliki koleksi buku-buku yang langka dan naskah kuno serta lembar negara (staatsblat). Ada 260 ribu eksemplar buku dari 180 ribu judul buku. Dilengkapi juga dengan 7.500 koleksi kuno yang langka.

Di perpustakaan ini bisa berekspresi semau kita, serasa seperti di rumah sendiri. Mau sembari senderan ataupun tiduran di lantai. Selain karpet yang empuk dan hangat. Di sediakan juga bantal besar untuk duduk. Lihat saja gambar diatas, rasanya mereka sangat nyaman membaca buku. Apalagi tiduran sembari mainan handphone.

Selain masyarakat umum, para mahasiswa juga banyak yang berkunjung ke perpustakaan ini. Banyak juga para siswa dan siswi yang berkunjung, mereka masih mengenakan seragam sekolah pun banyak. Mungkin dari sekolah langsung pergi ke perpus. Belajar terus, setelah di sekolah, belajar di perpustakaan. Bedanya di perpus ini bebas mau belajar apa saja.
Bagi para kutu buku pasti sangat betah ditempat ini. Selain untuk baca bisa juga untuk diskusi, ada juga yang mengerjakan tugas ataupun hanya mainan sosmed saja. Berikut beberapa fasilitas yang ada di Grhatama Pustaka.
  • Senin-Jumat : 08.00 s.d. 22.00
  • Sabtu : 08.00 s.d. 16.00
  • Minggu : 08.00 s.d. 16.00
  • Mushola
  • Ruang Diskusi dan Seminar
  • Ruang Audio Visual
  • Ruang belajar
  • Ruang digital
  • Ruang bermain
  • Ruang dongeng
  • Ruang koleksi anak
  • Ruang musik
  • Gazebo
  • Auditorium
  • Bioskop 6 dimensi
  • Free Wifi
  • Layanan Ruang musik Anak
  • Layanan Ruang dongeng Anak
  • Layanan koleksi kanak-kanak
  • Layanan Ruang bermain Anak
  • Layanan pemutaran film Bioskop/Cinema 6D

  • Layanan Koleksi umum
  • Layanan Bebas Pustaka
  • Layanan Koleksi Braile
  • Layanan Koleksi Referensi umum
  • Layanan Keanggotaan Perpustakaan
  • Layanan Informasi & Customer Service

  • Layanan Koleksi digital
  • Layanan Koleksi deposit
  • Layanan Koleksi skripsi
  • Layanan Koleksi majalah & koran
  • Layanan Koleksi peraturan perundangan
  • Layanan Koleksi langka, kamus & ensiklopedia
  • Layanan pemutaran film di Ruang Audio visual
  • Layanan Koleksi tandon/penyimpanan bahan pustaka

Dari banyaknya fasilitas yang ada di Grhatama Pustaka ini, kami belum semuanya melihat dan menikmatinya. Karena hari itu kami fokus membaca di ruang pustaka saja. Setelah adzan Ashar berkumandang. Kami bergegas untuk shalat. Aku penasaran dengan tempat sholatnya. Karena, bagiku sebagus dan semewah apapun tempatnya, tapi kalau tidak ada mushola atau masjidnya serasa ada yang kurang. Kecuali gedung itu milik atau di kelola oleh non muslim.
Kami sempat bingung muter-muter mencari tempat shalat. Maman sendiri kehausan, salah kami juga yang tidak membawa bekal air minum. Kami memutuskan untuk membeli minum terlebih dahulu di kantin sekitar perpustakaan. Namanya Library Cafetaria.
Harga disini tentu berbeda dengan harga di luar sana. Aku rasa, sahabat pembaca juga paham. Maman membei minum yang biasanya harga Rp.6.000,- dan disini Rp.11.000,- Terkait mahal atau tidak itu bagaimana kita. Tapi wajar sih, karena ketika kita cape membaca, bisa langsung membeli makan atau minum dengan jarak yang dekat. Lagi pula tempatnya juga sangat nyaman.

Aku sendiri kebetulan tidak haus, jadi ya hanya foto saja lah..hehe.. Dimana-mana menyempatkan mendokumentasikan foto. Terutama tempat yang baru pertama kali dikunjungi.

Setelah itu, kami mencari lagi mushola di perpustakaan ini. Karena di lantai dua dekat tempat minum tidak ada. Kami turun ke bawah untuk mencarinya. Alhasil aku melihat papan petunjuk arah ke mushola. 

Aku sendiri mengabadikan tempat sholatnya juga. Bagiku cukup nyaman. Selain tempat shalatnya, jarak wudhu juga sangat dekat dengan mushola. Tersedia juga tempat untuk mengamankan sendal atau sepatu. 

Setelah selesai sholat rencana kami langsung pulang. Karena sudah sore juga. Sesampainya diluar mushola hujan besar. Ternyata sudah dari tadi karena ketika aku melihat halaman depan perpus sudah basah. Di dalam perpustakaan sangat nyaman sehingga tidak mendengar suara hujan. Lapisan kaca yang cukup buram, sehingga kami tidak bisa jelas melihat ke luar. Rasanya jadi malas untuk pulang. Kami hanya duduk di dekat mushola.
Tembok dekat aku duduk terlihat banyak gambar anak. Disitu tersedia ruang musik, ruang bermain anak. Dan di depannya juga tersedia tempat duduk yang mengelilingi pohon. Kalau tidak hujan banyak para pengunjung duduk disitu. Selain nyaman, pemandangannya juga indah.
Semakin lama hujan besar. Kami memutuskan untuk kembali lagi ke atas untuk membaca. Awalnya Maman malas-malasan, hanya tiduran di bangku luar perpustakaan. Hujan dan malas rasanya cocok dijadikan istirahat alias tidur.

Mengingat buku yang dibaca sebelum ashar,ingin melanjutkannya baca lagi. Kami masuk lagi untuk membaca. Semangat lagi karena cuaca adem dan bikin nyaman. 
Tapi lama kelamaan, Maman ngantuk dan tak fokus membaca. Aku mencoba mengajaknya becanda agar tidak tidur. Akhirnya dia tertawa dan melanjutkan membaca. Sempat bercandaan dengan menutupi wajahku dengan buku.
Tapi tetap saja Maman ngantuk, begitupun aku. Rasanya ingin tidur. Di ruangan kami membaca juga tidak begitu ramai. Yang lain jaraknya agak jauh dibandingkan kami. Alhasil kami pun tertidur di perpustakaan.

Entah bergaya atau memang ngantuk banget, inilah posisi kami tidur. Awalnya aku hanya foto-foto ditutupi buku tapi lama-lama ngantuk juga. Namun dibandingkan dengan Maman, dia paling lama tidurnya. Aku memaksakan untuk terus membaca. Karena buku yang aku baca juga menyenangkan.
Sempat penasaran, aku membuka sedikit bantal raksaksa yang aku gunakan untuk tidur. Apa sih isinya. Ternyata gabus kecil-kecil. Tapi nyaman digunakan untuk duduk maupun tidur.
Tak lama kemudian, waktu shalat Maghrib datang. Kami melaksanakan shalat terlebih dahulu kemudian duduk di bangku sembari menunggu hujan reda. Kurang lebih pukul 20.00 kami baru pulang.

Bagi sahabat yang penasaran dengan beberapa fasilitas yang ada di Grhatama Pustaka. Aku kasih tahu beberapa foto yang aku ambil dari instagram. Baik langsung dari instagramnya Grhatama Pustaka ataupun dari orang yang upload di IG.

Kalau dilihat dari kejauhan atau ketinggian, inilah foto perpustakaan Grhatama Pustaka ini. Keren kan? Coba kalau yang belum kesini sehabis baca tulisanku bisa berkunjung. Semoga ya, aamiin.

Untuk ruangan bermain anak juga sahabat bisa lihat dibawah ini. Di ruangan ini sangat cocok untuk bermain anak. Bagi para orang tua yang sudah mempunyai anak, bisa diajak sekalian ke tempat ini.

A photo posted by GRHATAMA PUSTAKA YOGYAKARTA (@grhatamapustaka) on Mar 11, 2016 at 8:51pm PST

Ruang Audio Visual, salah satu ruangan yang ada di perpustakaan ini. Setiap harinya ada penayangan film pada pukul 11.00 dan 14.00 WIB.

Kemudian ada Gazebo, baiknya kalau mau bersantai di gazebo pagi hari saja, selain masih sepi tempatnya juga lebih sejuk. Sembari minum kopi, tersedia wifi gratis lagi. Mantap pokoknya.

Dan yang satu ini yang membuatku penasaran. Bioskop 6D. Selain penasaran, ingin mencobanya juga. Melihat fotonya, seru banget. Sahabat juga pengen ya… hehe

A photo posted by GRHATAMA PUSTAKA YOGYAKARTA (@grhatamapustaka) on Jan 14, 2016 at 7:10pm PST

Itulah perjalananku ke Grhatama Pustaka. Perpustakaan terbesar seasia tenggara. Bagi teman-teman yang penasaran bisa berkunjung kesini ya. Oh, iya bagi yang mau menjadi anggota Grhatama Pustaka juga bisa. Begini caranya :

  • Pertama-tama silahkan datang ke bagian pendaftaran di informasi
  • Kemudian menyerahkan identitas diri KTM atau KTP (domisili DIY)
  • Lalu mengisi biodata pendaftaran secara online
  • Setelah mengisi biodata kemudian akan diambil foto dari petugas
  • Selesai foto tinggal menunggu hasil kartu,bisa ditunggu kurang lebih 1/2 jam
Di Grhatama Pustaka ini, aku juga mengabadikan video dengan sahabatku, Maman. Teman-teman bisa melihatnya dibawah ini :

Terima kasih, teman-teman yang sudah menyempatkan membaca. Bagi sahabat yang suka menyempatkan waktunya untuk membaca. Khususnya di perpustakaan, silahkan berikan komentarnya ya.

184 Responses for Grhatama Pustaka, Perpustakaan Terbesar SeAsia Tenggara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *