Diary Ramadhan #17, Tokai Bangkit

www.andinugraha.com – Tak banyak yang tahu apa itu tokai, sampai sekarang pun aku tidak tahu apa itu tokai. Yang aku tahu hanya satu kata yang sering disebutkan oleh sahabatku Kholid Nurrahman. Dia salah satu teman yang pertama kalinya aku kenal, aku ajak kenalan ketika masuk kuliah. Inget banget waktu itu masih pembekalan, tak tahu apa-apa dan tak ada yang kenal. Beryukurlah bisa mengenal Kholid. Kata tokai tak jauh dari dia, tak jauh juga dari roti bakar telkom. Usaha yang dia tekuni sembari kuliah. Aku salut sama dia, dengan banyaknya aktifitas kuliah, tetap masih bisa membagi waktunya untuk usaha.
www.fb.com/cholied.apologize/photos
Itulah penampakan gerobak roti bakarnya. Kenapa disebut roti bakar telkom. Alasannya simpel karena tempat jualannya tidak jauh dari telkom bahkan sampingnya. Dimana telkom merupakan tempat yang setiap malamnya banyak dikunjungi. Tempat nongkrong sembari bermain internet gratis. Zaman sekarang siapa sih yang tak kenal internet, anak SD saja sudah kenal bahkan mempunyai akun facebook, twitter dan yang lainnya.
Roti bakar ini sudah setengah tahun lebih dia jalani. Setiap malam dia selalu berjualan, banyaknya tugas bukan alasan baginya. Jika harus mengerjakan tugasnya jauh dari lokasi, dia menitipkan jualannya kepada adeknya, Lukman. 
www.fb.com/cholied.apologize/photos
Banyak juga teman-temannya yang ikut membantu dan ada di tempat jualan, meskipun hanya main. Aku sendiri pernah main kesana dan tempatnya memang  nyaman untuk bersantai sembari bermain internet.
Di tahun 2016 ini tentu banyak perubahan, mulai dari tampilan hingga rasa. Pernah aku mendengar kabar dari teman, katanya ada rasa sambal di rotinya. Kebayang gak sih pedas-pedas empuk gitu..hee Saat ini setelah perubahan tampilan gerobaknya jadi seperti ini :
pict : instagram.com/rotibakartelkom
Namun sayangnya di bulai Mei, disaat tugas menumpuk. Setelah Maghrib dia seperti biasa bersiap-siap untuk jualan roti. Ketika mau menaikkan gerobaknya ke tempat biasanya. Roda yang sebelah tidak ikut terangkat, alhasil robohlah gerobaknya dan semunya terguling hancur. Kaca dan yang lain-lainnya juga ikut hancur. Tapi yang aku bikin salut Kholid tetap sabar dan menunggu hingga bisa jualan kembali. Menurutku juga demikian, Allah pasti mempunyai rencana yang jauh lebih indah.
Dan itu benar, di malam Jum’at tepatnya tanggal 23 Juni 2016 roti bakar telkom kembali bangkir dan jualan. #TokaiBangkit #GoodLuck

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *