Diary Ramadhan #20, Alasan Mengapa Jamaah Sholat Tarawih Semakin Sedikit


www.andinugraha.com – Bulan suci Ramadhan biasanya masjid yang sebelumnya sedikit jamaahnya jadi banyak, begitu juga sholat tarawihnya penuh. Terkadang kalau berangkat terlambat tak kebagian tempat untuk sholat. Pada awal tarawih yang datang jamaahnya banyak, berbondong-bondong pergi ke masjid. Tapi tidak tahu kenapa hal ini terjadi tidak sampai akhir Ramadhan, semata-mata hanya ramai di awal bulan Ramadhan saja. Mungkin teman-teman juga merasakan di daerahnya atau di masjid biasa untuk sholat tarawih.
Sebenarnya apa sih alasan kenapa jamaah sholat tarawih semakin hari semakin sedikit. Berikut ini beberapa alasan menurutku, bila nanti ada yang kurang, teman-teman bisa menambahkan di kolom komentar. 
Pertama banyak alasannya banyak orang yang memilih untuk membeli pakaian untuk Idul Fitri. Meskipun di siang hari masih banyak waktu namun entah kenapa memilih malam. Hal ini banyak dilakukan oleh temanku sendiri, jadi aku bisa menyebutnya demikian karena ini memang benar-benar terjadi. Terkadang setelah Maghrib atau berbuka puasa banyak yang keluar untuk beli pakaian dan pulang sampai larut malam sehingga tidak melaksanakan sholat tarawih.
Kedua banyak juga masjid atau mushola dikampung sepi, namun hal ini tidak berbeda dengan alasan yang pertama. Setiap orang mempunyai tipe yang berbeda-beda, ada juga yang sering mencari suasana baru sehingga tarawihnya di luar terus, di masjid yang lebih terkenal. Alhasil masjid atau mushola yang biasa akan semakin sedikit jamaahnya. Ada juga yang memang sedari awal bulan Ramadhan tidak tarawih alias males. Sebenarnya hal males terjadi karena kebiasaan, kalau sedari kecil sudah di didik dengan baik maka akan menjadi kebiasaan hingga besar nanti.
Bukber. Bulan Ramadhan identik dengan kata bukber atau buka bersama. Hal ini tidak hanya terjadi dikalangan remaja saja, anak-anak hingga dewasa juga demikian sama. Bagi teman-teman sekolah dan kuliah terkadang banyak sekali ajakan-ajakan untuk buka puasa bersama. Entah itu dalam acara yang memang buka puasa bersama ataupun reunian yang sudah lama tidak bertemu. 
Sebenarnya hal ini bisa kita atasi, dengan catatan sebelum buka puasa sepakat setelah selesai langsung pulang atau pergi masjid untuk sholat isya dan tarawih. 
Nongkrong atau berkumpul kembali bisa dilakukan setelah tarawih. Mungkin itu alasannya mengapa jamaah sholat tarawih semakin sedikit setiap harinya. Jika ada alasan yang lain, bisa ditulisakan di komentar ya.. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *