Diary Ramadhan #23, PPT (Para Pencari Takjil) | Buka Puasa di Masjid Islamic Center Ahmad Dahlan

pict : sangpencerah.com
www.andinugraha.com – Siapa sih yang tidak tahu UAD (Universitas Ahmad Dahlan). Kampusnya aku rasa banyak dan terpencar dimana-mana di daerah Yogyakarta. Kurang lebih ada 5 kampus dan pada awal tahun 2014 UAD membangun Masjid Islamic Center Ahmad Dahlan yang berada di Desa Tamanan, Banguntapan, Bantul. Masjid ini sangat megah dan mewah, seperti pada gambar diatas. Megah tentu biayanya tidak main-main. Masjid ini dibangun dengan dana Rp. 38,5 milyar. 
Uniknya, masjid ini di bulan Ramadhan menyediakan takjil dan buka bersama untuk siapa saja yang hadir. Dari awal Ramadhan sudah ada famplate bersebaran yang isinya menu berbuka puasa di Masjid Islamic Center UAD. Menunya setiap harinya berbeda. Berikut famplatenya :
Dari awal aku ingin sekali mencoba kesana tapi belum sempat karena pikirku akan ramai sekali setiap sorenya. Di sepuluh hari terakhir aku mengajak Sutik sahabatku untuk buka puasa di masjid UAD. Dengan perkiraan akan sedikit longgar para jamaahnya karena sebagian sudah mudik, tapi sesampainya disana sangat ramai sekali. Tak terbanyak gimana pada awal bulan Ramadhan pasti akan lebih banyak lagi.

Meskipun dari rumah pukul 17.00 masih terlihat ramai dan sesampainya di palkiran masih banyak juga yang berdatangan. Selain nyaman tempatnya, pemandangan disekitar pun indah untuk dilihat. Tak salah dengan harganya, wajar saja tempatnya bagus. Setelah itu aku dan Sutik masuk di dalam masjid untuk mengikuti pengajian sebelum buka puasa.
Baru saja sampai ke depan pintu masuk, aku melihat dua orang pemuda yang tengah selfie. Aku sendiri malu kalau untuk selfie, lebih baik minta untuk di fotoin. Kecuali kalau di pegunungan aku sering selfie namun kalau tidak dipegunungan tidak. Hee..

Tempat di dalam masjid sangatlah luas dan bagus lagi. baru pertama kalinya aku masuk ke masjid ini. Meskipun baru tapi terlihat sudah lama berdiri. Aku rasa lebih dari seribu jamaah yang dapat bisa masuk ke masjid ini. Begitu pulang dengan jakjil dan menu untuk berbuka setiap harinya tentu sampai ribuan yang disediakan.
Berikut menu pada hari itu, setelah selesi buka puasa langsung melaksanakan sholat maghrib. Kemudian pulang ke kost dan sholat tarawih di Masjid Al-Munir dekat kost. Selain berbuka puasanya keliling, kadang sholat tarawihnya juga demikian.
 
Apakah kalian pernah berbuka di Masjid Islamic Center Ahmad Dahlan. Kalau pernah share yuk pada kolom komentar..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *