Diary Ramadhan #29, Alhamdulilah Kakek Sudah Bisa Pulang ke Rumah

www.andinugraha.com – Pagi itu aku sengaja pulang untuk membawa air panas yang sudah habis di puskesmas. Selama sakit nenek selalu minum air hangat, begitu juga dengan kakek. Setelah aku antarkan air panasnya, aku bergegas untuk pulang istirahat, sebelumnya izin terlebih dahulu ke Ibu. Waktu itu aku rasanya nyenyak sekali bisa istirahat tidur di rumah. Setelah bangun aku langsung ke rumah ua untuk membawa pakaian nenek. 
Waktu itu baru saja mau sampai depan rumah ua, terlihat dari jauh mobil ua dengan santainya membawa kakek pulang dari puskesmas. Meskipun nenek belum bisa pulang tapi aku percaya sebentar lagi pasti pulang dan sembuh, bisa istirahat di rumah. Dua hari lagi memasuki idul fitri. Sore itu Fikri dan ayahku berangkat dari Bekasi ke Ciamis dengan bis, kemungkinan sesampainya di rumah pas sahur 03.30.

Sekitar pukul 03.00 aku dan saudaraku menjemput ayah dan adek di Banjarsai, sesampainya di rumah pas pukul 03.30, tapi ibu menyuruhku membawanya ke puskesmas karena di rumah juga tidak ada siapa-siapa dan tidak ada makanan. Jadi sekalian sahur ramai-ramai di puskesmas. Setelah sahur barulah pulang mengantarkan adek yang ingin mandi.

Keesokan harinya alhamdulilah nenek bisa pulang, tapi pulangnya ke rumahku sekalian bareng sama Ibu dan yang lainnya. Barulah sorenya kakek pulang ke rumah juga. Senang rasanya sudah bisa pulang dan isitirahat di rumah. Jika terus di puskesmas tak terbayang biaya yang dikeluarkan harus berapa. Karena sehat itu mahal, jadi selagi sehat yuk jaga diri kita dari penyakit, lebih baik menjaganya daripada mengobati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *