Diary Ramadhan #30, Menikmati Malam Takbir di Rumah

pict : smeaker.com

www.andinugraha.com – Malam takbir merupakan malam yang ditunggu-tunggu, selain bisa menikmati takbiran kita juga bisa keliling ke masjid-masjid lain. Di setiap kota tentu memiliki kegiatan yang berbeda-beda ketika malam takbir. Seperti di Yogyakarta sendiri selalu ada perlombaan drumband dari setiap desanya. Tak heran jika hari ke sepuluh terakhir mendekati lebaran sangat ramai suara drumband seteiap malamnya. Biasanya mereka latihan selepas shalat tarawih. 

Tidak hanya satu daerah saja, tapi serentak secara bersamaan latihannya. Sayangnya belum bisa melihat secara langsung seperti apa perlombaannya. Kalau ingin melihat harus malam takbiran disana, tak terbayang yang dirumah, seperti ibu dan ayah menghawatirkanku kalau tidak pulang kampong. Di kota sendiri jika mendekati idul fitri warung-warung sudah tidak ada yang buka, karena kebanyakan warung-warung merantau juga.

Mungkin sedih kalau tidak pulang saat idul fitri ya, tapi aku sendiri belum pernah merasakan. Di malam takbir ini aku dirumah, karena sembari menjaga nenek dan kakek yang masih dalam pemulihan dari sakitnya. Alhamdulilah masih bisa merasakan malam takbir.
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *