#DiaryRamadan, Ngabuburit di Pantai Cemoro Sewu Jogja

DiaryMahasiswaΒ | Hallo, SDM. Bagi yang menjalankan puasa semoga lancar ya, yang kerja, kuliah semoga tetap semangat. Sebentar lagi idul fitri kok, habis malam takbir juga besoknya lebaran. Iya kan! Hehe

Diary Ramadhan kali ini baru sempet publish, kemarin belum sempet karena ada kesibukan lain, ditambah sempet ngalamin internet off juga. Ya begitulah, namanya hidup. Yang penting banyakin syukurnya.

Lanjut ya, selama ramadan,
udah ngabuburit kemana?
Sama siapa aja?
Nggak neko-neko kan? πŸ˜€

Btw, diary kali ini aku pengen cerita nih waktu ngabuburit ke pantai cemoro sewu. Ngabuburit disini sebelum bulan Ramadhan lho ya. Di bulan biasa juga kan bisa puasa sunnah, nah itu aku suka ngabuburit juga.

Kira-kira kalian pernah denger gak sebelumnya nama pantai cemoro sewu?

Yapz, beruntung bagi yang udah tahu bahkan pernah main ke pantainya. Jadi pantai cemoro sewu ini merupakah pantai yang berada di wilayah kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Baca juga : Gowes ke Pantai Samas, Pantai Goa Cemara, Pantai Pandansari Bantul Jogja

Sore itu aku mengajak teman kost, Anggih namanya. Karena sama-sama belum pernah ke pantai cemoro sewu jadi kami belum tahu seperti apa suasana disana. Sekilas mirip sih namanya dengan pantai gua cemara. Di pantai goa cemara terdapat banyak pohon cemara, begitu juga dengan pantai cemoro sewu ini, ribuan pohon yang ada berfungsi untuk menahan abrasi air laut.

Kedua pantai tersebut memang hampir sama, yang membedakan disini terdapat gumuk pasir yang masih satu kelompok dengan gumuk pasir Parangkusumo. Yang jaraknya dari gumuk pasir hanya beberapa puluh meter saja untuk sampai ke pantai cemoro sewu.

Di pantai cemoro sewu terdapat bangku-bangku yang terbuat dari batang pohon, tempatnya asik buat nongkrong, karena langsung menghadap ke pantai. Asli semilir angin yang ada sore itu sejuk, bikin betah pokoknya.

Terdapat juga gazebo yang menghadap ke pantai langsung. Cocok buat botram sembari buka puasa. Atau sekedar nongkrong sembari menikmati keindahan pantai. Mau bawa bekal langsung bisa, beli pun ada.

Baca juga : Menelusuri Pantai Ngunggah Gunung Kidul dengan Sepeda

Terdapat juga gardu pandang yang cukup tinggi. Hampir setiap berapa menit sekalinya banyak orang bergantian untuk foto. Begitupun kami, sayangnya gak kebagian karena sampe sore tetap aja orang itu gak turun-turun.

Karena suasana sore itu cerah, tak heran kalau banyak pengunjung yang datang. Untuk tiket masuknya waktu kami cukup membayar uang parkir Rp.3000,- saja. Murah banget kan! Tapi kurang tahu untuk saat ini.

Selain banyak pengunjung, orang yang jualan juga banyak, terbukti dari stand-stand jualannya di sekitar pantai. Yang unik terdapat juga semacam jembatan selfieyang hampir setiap pengunjung pasti berfoto disitu, begitu juga denganku.

Semakin sore pemandanganya semakin bagus, terlihat dari terbenamnya matahari, senja yang terlihat begitu indah untuk dipandang.

Di gardu pandang yang awal aku ceritakan tadi memang terlihat ada seorang perempuan yang aku rasa betah. Karena lama banget berada diatas tempat itu. Aku dan Anggih sampe capek nunggunya.

Karena lama kami tinggal dulu untuk pergi ke tepi pantai. Setelah cukup lama, bahkan sudah pukul 17.30 dan berusaha kembali lagi, ternyata udah ganti orang. Satu orang laki-laki dan perempuan.

Sempat kesal sih karena mereka berdua gak mau turun, bukan cuma foto. Tapi duduk santai entah sembari curhat atau apa. Lah sampe suara adzan berkumandang tetap aja disitu.

Kalian pernah ngalamin gak sih hal seperti itu. Pengen foto tapi yang sedang foto seperti gak tau kalau ada yang nungguin. Karena lama aku pindah ke jembaran selfie aja buat foto.

Untuk spot foto yang dibawah ini ada dekat tepi pantainya, sebelahan sama ayunan. Pengen santai di ayunan sebenarnya, tapi gak sempat karena yang duduk disitu lama gak mau gantian. Sekali kosong udah keburu ada yang nempatin. Yo wes lah!

Bagi kalian yang mau liburan ke Jogja, coba sempatkan sekalian main ke pantai cemoro sewu ini. Alamatnya ada di :

Jl. Pantai Parangkusumo, Pantai, Parangtritis, Kec. Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Setelah keluar dari pantai, kami cari masjid untuk shalat kemudian pergi ke daerah alun-alun kidul untuk makan. Awalnya bingung mau makan apa, kami putuskan untuk makan bakso.

Bakso yang satu ini termasuk salah satu langgananku. Harganya awalnya Rp.10.000,- untuk yang jumbo, sedangkan mie ayam Rp.7.000,-

Tapi malam itu udah naik, bakso jadi Rp.13.000,- Kalau di total bakso dan mie ayam jadi Rp.19.000,- Tapi rasanya enak sih menurutku. Hanya saja capek antrinya, kebetulan malam itu sedang ramai yang datang.

Untuk kalian yang baca diary ini disiang hari atau sore, aku percaya kalian gak bakal tergoda dengan foto bakso dan mie ayamnya. Dan aku juga percaya iman kalian kuat. Semoga lancar terus ya puasanya.

Btw, cukup sampe sini dulu ya, nanti dilanjut lagi #DiaryRamadan. Sukses selalu untuk para SDM (Sahabat Diary Mahasiswa).

118 Responses for #DiaryRamadan, Ngabuburit di Pantai Cemoro Sewu Jogja

  • jangan pantai ini mas, main parangtritis belum nih. Padahal 3 pantai ini dekatan semua kan yah. Jadi gak sabar pengen cepet-cepet pindah ke jogja nih. Tinggal hitungan bulan lagi tapi rasanya lama banget.

    • Kalau ditunggu memang gitu, Mas. Tapi kalau sejanak dilupakan, tahu-tahu udah waktunya aja pindah..hehe

      Iya memang dekat-dekat, dekat juga dengan pantai Depok, Mas.
      Kadang saya gowes kalau kesitu πŸ˜€

  • Sunsetnya bagus banget, apalagi foto-fotonya pakai siluet. Semakin keren kasilnya.
    Harusnya ditanya aja tuh, pasangan yang lagi di atas gardu pandang. Kapan selesainya? Mau antri foto, biar gak kesel juga yang nunggu, hehehe.

  • Itu foto2 matahari terbenamnya keren ndi.

    Sekarang banyak iya, tempat spot selfie kayak jembatan selfie gitu.

    Foto yang terakhir aduh, jadi kepengen makan bakso, buka puasa beli baksolah haha πŸ™‚

    • Iya, Mas keren dan pengen balik lagi ke sana dengan pemandangan yang sama..he
      Betul, gak cuma dibukit, tapi pantai pun banyak spot seperti itu. Memang sedang hits sih.

      Udah beli baksonya belum, Mas. Kalau belum ambil aja punyaku, monggo πŸ˜€

  • Pernah aku melewatinya,saat ke gumuk pasir,tapi ngga mampir berlibur disana.
    Ternyata tampilan langit matahari terbenamnya bagus juga disana,ya … oranye banget

    • Gumuk pasir depannya, Mas, kehalang jalan aja..he
      Waktu itu keburu sore sih jadi fokus ke pantainya aja. Waktu ke gumuk pasirnya saya pernah dipagi hari, lebih seger udaranya πŸ˜€

      Iya, Mas keren dan sayang kalau gak diabadikan foto.

  • Bicara soal ngabuburit dimana saja pasti enak mas Andi…Cuma kalau lebih mengasinkan yaa! Di pantai memang. Karena kita akan lupa bila sedang berpuasa karena sejuknya angin laut…πŸ˜„πŸ˜„

    Seperti beberapa gambar diatas yang begitu menarik jadi kepengin ke jogja mas!!πŸ˜„πŸ˜„

  • Harusnya dibilangin dong… buk gantian dong gardu pandangnya wkwkwk
    Fotonya asli keren keren… baksonya jugaaa… kayanya enak banget..(efek selama lebaran belum makan bakso sekalipun) wkwkwk

    • Nah buka puasa nanti beli bakso ya, Teh. Biar perdana makan bakso disaat Ramadhan ini dan pertama di Ramadan ini juga..hehe

      Rame sih, Teh. Jadi agak gimana mau bilang, banyak perempuan..hehe

  • apapun itu kalau mau makan baca doa, bukan memotret makananya….iya kan ?

    wuuueeh…sunset kece abis ya,

    cemoro sewu yang dihiasi bibir pantai yang begitu indah yang berada di wilayah kabupaten Bantul, Yogyakarta ini menjadi tempat favorit buat nunggu beduk mahgrib lho…

    • Baca doa mah selalu atuh, dan gak ada salahnya juga motret gak dosa kan. Yang penting doa tetap dilakukan. Dan gak harus diposting juga membaca doanya gini dan gini. Yang jelas Allah tahu, udah cukup!

      Betul, emang tempatnya bagus, Mas. Jadi gak heran kalau banyak orang yang datang untuk mengunjungi, apalagi kalau cuacanya bagus, makin banyak orang yang datang tentunya, Mas.

  • Wouw bagus banget View pantai Cemara Sewu ini saat matahari mulai tenggelam..Panorama senja yang indah banget..
    Pinter yang ngambil gambar sunset… Hingga hasil foto-foto sunsetnya keren juga siluetnya bagus. Sipp..!

    • Betul, Teh. Indah dan bikin betah tentunya..hehe

      Asal ambil aja, Teh pake gadget.. πŸ˜€
      Kalau cuaca bagus gitu suka pengen kesana lagi, tapi Jogja saat ini sering mendung dan terkadang hujan kalau sore..

    • Langganan rutin aja, Mas. Jadi rame, karena letaknya dekat alun-alun jadi rame, Mas. Kalau Ramadan gini mah cari buka gak sulit, malahan suka bingung karena saking banyaknya.

      Hampir setiap masjid pasti menyediakan menu untuk berbuka, Mas.

  • alhamdulillah Ramadhan sudah yang ke 12 in syaa Allah lancar dan mendapat ketidhaann dari Nya
    Saya merasa betuntung nih, belum tahu dengan Pantai Cemoro Sewu jadi tahu sekarang
    kalau lihat penampakkannya Subhanallah indahnya ciptaan Allah negara Indonesia ini sangat kaya dengan daerah wisatanya yang indah
    terima kasih sharenya
    oh ya baksonya membuat saya menelan air liur nih hehe semoga tidak batal puasa saya
    selamat berpuasa ya, nggak sempat untuk sengaja ngabuburit
    jadi ngabuburitnya sambilan beraktifitas dengan kegiatan rutin saja dulu

    • Aamiin..

      Sami-sami, Teh. Semoga bisa ke pantai Cemoro Sewu juga, Teh.
      Beli bakso aja setelah buka puasa, Teh..hehe
      Apa saja kegiatannya yang penting positif untuk ngabuburit ya, Teh.

  • Pantai cemara sewu, saya pernah dengar dan bahkan sering dengar tapi belum pernah kesana. Itu orang yang lagi pacaran usir saja, bilang jangan lama-lama biar bisa gantian πŸ™‚

  • Foto pas sunset kelihatan dramatis gitu ya. Aku sering loh, kalau mau foto2 capek nunggunya. Yang ditunggu nggak pengertian juga, ya sudah tak tinggal aja.

  • Untung malem bacanya. Iman sudah stabil walaupun liat kuah mie ayamnya lekoh banget gitu πŸ˜‚

    Btw sunsetnya bagus banget mas. Walaupun ga sempet dapet tempat untuk foto disana jg udah punya kenang2annya. Lagian wajahnya jg ga keliatan kan,cm siluet πŸ˜€

    • Hehe..tapi tetap pengen kan. Cobain deh, enak..wkwk

      Iya, aku pas beruntung disaat cuaca cerah dan pemandangannya juga mendukung untuk aku betah gak mau pulang..haha

      Iya sih, tapi kalau sampe kesampai foto terasa beda aja kenangan disaat ke pantainya..he

      Next kalau ke situ lagi foto lah πŸ˜€

  • Gak takut ama magrib2 main di pantai? Hayooo… Biar gambar yang berbicara gimana indahnya ngabuburit mu ya, Ndi..

    Btw, aku kok jadi kesel ya bakso sealahim gambreng itu harganya cuma 10rebu. Yang jualan ini siapa? seriusan jual segitu? ada untung nya gak? iiihhh, kesel.. cuma 25 bath kalau pakai duit Thailand. itu beneran? Aku sekali makan siang aja sampai 50 Bath lho. hiks..

    • Eh, iya. Duh πŸ™
      Gara-gara keasikan sih, next jangan diulangi lagi ya..he

      Iya, indah kan, Teh.

      Beneran, cobain deh ke Jogja, nanti kulineran disini, biar tahu. Itu sih maish kecil baksonya. Kalau pernah dengar nama bakso klenger malah lebih besar, ada yang 1kg, 2kg, 3kg, 5kg bahkan sampai ada yang besarnya 20kg lho, Teh πŸ˜€

  • Wuih bakso segede tennis gtu 10 ribu kang Andy? Murah banget yaaa.. aku malah baper liat makananya daripada dipantainy ahahah maklum tukang makan alias rakus wkwkwkw.. btw kang Andy, pengen suatu hari kesana yaa! Rame kayanyaaa.. Btw aku ud follow yaa hehehehe

    • Hehe..berarti harus kulineran di Jogja nih teh Vika, biar bisa jelajah makanannya. Next kali ya teh setelah dedek bayinya lahir..

      Semoga kesampaian ke Jogja ya, Teh. Biar bisa jalan-jalan sekaligus kulineran. Berkabar aja, Teh. Siapa tau bisa silaturahmi.

  • Pas libur Natal tahun lalu aku mampir ke Pantai Cemoro Sewu, tapi nggak sampai sunset. Tujuannya naik ke mercusuar di Pantai Pandansari di sebelahnya hehe. Ternyata kalo sunset kece banget ya.

    • Oh mercusuar itu, bayar gak, Mas waktu naik?

      Saya pernah gowes dulu, pertama ke pantai Samas, kedua pantai Goa Cemara dan terakhir pantai Pandansari, seharian. Bawa bekal dan makan di pantai. Duh jadi pengen lagi..hehe

      Betul, Mas. Terlebih kalau cuacanya mendukung, jadi lebih keren lagi pemandangan yang di dapat.

  • Udah pernah ke pantai ini, sebelumnya ke Parangtritis, memang suasanya bagus namun yang membuat saya senang adalah hamparan pantainya yang mempesona… Pingin kesini lagi bersama keluarga tapi kapan ya…?

    • Betul, Teh. Niatin aja, Teh. Semoga bisa dan bareng keluarga..he
      Udah lama kah, Teh waktu ke pantainya?

      Suasana sorenya memang bikin betah gak mau pulang πŸ˜€

  • Awalnya saya pikir Mas Andi yang sedang berduan nikmati sunset, tumben saya pikir bawak pathner wanita. πŸ™‚ hahahahhhh…. πŸ™‚

    Ternyata bukan, hahahah…. πŸ™‚

    Trus bakso dan mie ayamnya mengoda Iman. πŸ™‚

  • Karakteristik pantai di daerah Bantul-Purworejo-sampai Kebumen daerah timur kayaknya sama semua ya, berpasir hitam dan banyak pohon cemara lautnya. Suka sama foto-foto sunset nya, Mas Andi. Keren!

    • Betul, Mas. Beda suasananya aja, padahal ya kadang suka nebak wah nanti seperti ini pasti pantainya. Lihat gambarnya juga udah, tapi tetap ada yang kurang kalau belum cus kesana langsung..hehe

      Terima gajih, Mas Wis πŸ˜€

  • Saya sih taunya Cemoro Sewu itu salah satu daerah di Bromo hehehe.

    Kalau di Madura, ada juga nih pantai yang banyak cemara. Cemara udang tepatnya, jadi baguss banget rapih berjajar. Beda lah dengan stereotype pantai dengan nyiurnya yang melambai.

    Btw, the sky had a really great color-grading wkwkw xD rasanya kalau dalam dunia baju (menurut saya), warna kuning sama ungu itu engga banget.Tapi kalau tertuang di langit, masyaAllah deh.

    • Oh, ada juga toh πŸ˜€
      Baru tahu malah aku..he

      Iya bener, rasa-rasanya pengen berlama-lama menikmati keindahan senja itu. Apalagi ditepi pantai, bikin gak mau pulang..he

  • wah, sunsetnya cantik ya πŸ™‚
    berbuka dengan mie ayam dan bakso jumpanya lebih asik hihi
    mantap dan harganya hemat sekali ya kak jadi mau coba langsung >.<

    • Cobain langsung deh, kalau ke Jogja pasti lebih banyak lagi kuliner yang harus dicoba, mie ayam dan bakso juga masih banyak pilihannya, nanti bingung. Atau mau semuanya..he

      Atau gak nyobain bakso kelenger, udah pernah dengar? Atau pernah nyoba.
      Itu ada yang jumbo banget ukurannya, sesuai namanya bikin klenger, ada yang ukurannya sampe 20kg πŸ˜€

  • Awal baca ane kira pantai di kampung halaman soalnya namanya sama ternyata di Jogya hehe. Kalau ada orang di spot foto nggak mau pergi biasanya ane deket-deket orangnya biar risih terus pergi hahaha. Baksonya lumayan gede kali ya 13k satu mangkok gitu hmm.. Btw, Fotonya bagus-bagus banget gan ^^

    • Oh sama toh namanya, btw, dimana itu ya? Jadi penasaran..he
      Waktu itu soalnya diatas gartu gitu mau di deketin harus naik..haha

      Terima kasih. Cukup lah vorsinya buat saya πŸ˜€

  • anggih cewek apa cowok sih ndi?

    iyaaa, dulu sha pas di pulau seribu, ada pohon yang menjulang ke laut. pengen banget foto di situ tapi sampe sha pulang orang yang disitu gak pergi2. gak ngerti tuh ambil berapa ratus foto di situ πŸ˜›

    sunsetnya keren banget yaaaaa

    • Hayo, teh Sha penasaran kan πŸ˜›

      Cowok, Teh. Pasti udah ratusan lebih itu mah, bisa jadi tapi πŸ˜€
      Biar bisa dipilih dan di upload dalam dalam jangka panjang..hehe

      Iya keren, Teh. Bikin betah pokona mah.

  • Heemm!! Ternyata ada nama pantai cemoro sewu dibantul Yogjakarta.

    Meski belum pernah kesana tapi kalau saya lihat gambar-gambar diatas memang asiikks!! Nih tempatnya untuk ngabuburit sambil menunggu buka puasa…πŸ˜„πŸ˜„

    Terlebih suasana sorenya yang begitu menakjubkan dan indah membuat hati jadi tergugah untuk membuat inspirasi tulisan..Serta menciptakan sebuah lagu…πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„ Mantap..

    • Jadi tahu kan, Mas. Tugasnya sekarang tinggal datangin aja nih, Mas..he

      Wah asik juga tuh, kalau bagi yang suka musik dan bisa nyiptain lagu, pasti dapet banyak inspirasi ya, Mas. Sebagaimana halnya seorang blogger, dapet ide untuk dituangkan dalam untaian kata..he

  • Mas Andi kau sukses meracuniku dg senja2 di atas.. Hmmm
    Kl km deket udah q tipuk pke sepatu. BT ih, jd pgn ke pantai cemoro sewu, dulu bgt pernah ke sana. Tp nggak dapet sunsetnya πŸ™

  • Mau curhat sedikit, kalau ada yang cerita tentang pantai di Jogja, sebel sama diri sendiri. Soalnya pernah mau pantai yang ada Jogja (pantai mana aja) malah nyasar dan nggak tau jalan. Sialnya waktu itu hpnya mati. Jadi nggak bisa lihat map. Pas hp udah nyala, eh udah kemaleman.

    Belum pernah ngalamin hal yang kayak gitu (mau foto di spot yang antri tapi orangnya nggak sadar kalo ada yang nungguin). Biasanya sih orangnya sadar kalo asa yang nungguin. Kalo nggak sadar coba ditegur dengan baik-baik 😁

    Keren banget senjanya :')

    • Emang waktu itu gak tanya warga sekitar gitu, Mas?
      Terkadang kalau aku nyasar mau ke pantai atau kemana, disaat sinyal susah atau bahkan gadget mati. Satu-satunya petunjuk arah yang mujarap yang bertanya. Seperti pepatah malu bertanya sesah dijalan..hehe

      Lanjutin dong curhatnya, Mas. Setelah malam itu gimana, pulangnya gimana?
      Napa jadi penasaran..he

      Next aku tegur, sore itu soalnya fotonya kan di gartu itu tinggi, aku kalau mau negur harus naik atau ngga teriak, "Woy, turun..haha"

      Kalau cuaca mendukung memeng keren, Mas. Jadi kangen akan suasana sunsetnya nih..he

  • Foto-fotonya bagus. Kangen pada suasana senja dan matahari terbenam di pantai. Cuma Pangandaran doang yang pernah gitu. Soal orang yang demikian, merekanya mungkin harus ditegur atuh krena selfish. πŸ˜€
    Dan baca di bagian akhir, duh, bersyukur. Soalnya gak kuat iman. Kangen baso. Warung baso langganan tutup. Ya, sudah. 'Kan ramadhan, hi hi. Mie ayamnya mantap, kuah banyak. Mupeng banget. Syukurnya baca pas mau bedug eh azan bentar lagi. Mau rebus mie saja. Hu hu. Malah dibibita bado dan mie ayam terpaksa nanti rebus mie meski sudah ada sayur sop. πŸ˜€

    • Iya, Teh. Kapan-kapan kalau ada gitu coba tegur deh, sore itu udah males mau negur..he

      Mie juga cukup mewakili ya, Teh. Nanti habis lebaran jajan baksonya lah, kan udah buka tuh yang jualan..hehe

      Sayur sop dulu, terus makan mie πŸ˜€

  • Pas baca nama pantainya, sempat browsing, nemu spot yg menurutku bagus. Sempat berpikir bahwa tidak akan sama lagi, karena seiring waktu. Namun, dari foto diatas, kayaknya wajib coba tuh~

  • Wih asyik ngabuburit. Jalan2 terus! Hehe.

    Selama puasa ini, gak pernah ngabuburit. Males aja, enakan di rumah nunggu Maghrib. Hehe

    Btw, dari kemaren pengen bakso, belum kesampean nih. Hmm.. yumi

    • Hehe..kuy ikutan, Mas.
      Kalau di rumah asiknya aku juga gitu, Mas. Tapi kalau di perantauan di kost mulu mah bosen..hehe

      Yumi, #DiaryRamadan ini cukup mewakili keinginan bakso nggak, Mas? πŸ˜€

  • Gillaaak ini tempatnya bagus banget ya Mas, foto2 jernih banget, Pake kamera apa ?. Lebaran ini mau ke Jogja semoga bisa kesini heheh

    • Aku gak pake kamera, itu cuma pake gadget, Mas Didy..hehe
      Wah kabarin aku, Mas. Siapa tahu bisa ikut jalan-jalannya nanti πŸ˜€

      Btw, lebaran kapan ke Jogjanya, Mas?

  • Waa mantap banget ngabuburitnya di pantai. Ini bisa bikin lupa buka puasa deh, haha… Eh tapi enggak ya, malah makan baso yang gede banget, haha… Selamat puasa, Mas πŸ˜€

  • Wah seru banget ngabuburit di tepi pantai sambil melihat matahari terbenam. Saya malah belum pernah merasakan sensasi seperti ini mas. Itu ngeliat mie ayamnya ngiler banget yak… Hmmmmm, yummy… Bersyukur deh bisa menikmati sunset seperti ini, kami yang warga kota tidak bisa menikmatinya, hehehe

  • Weishh.. fotonya bagus-bagus mas, pas banget momen-nya, pasti bukan kamera ponsel nih, hehe..

    Mau ngucapin met puasa udah terlambat, ya udah ngucapain Minal Aidin wal Faidzin aja deh, mohon maaf lahir dan bathin :).

    • Jangan salah, Teh Anjar.
      Ini saya pake kamera gadget lho fotonya.

      Gak apa-apa, Teh..he
      Minal Aidzin wal faidzin juga ya, Teh. Mohon maaf lahir dan batin.

      Hehe..saya malah baru bales di September 2018 ini πŸ˜€

  • Waduh, untung pas udah lebaran bukanya, jadi tidak tergoda dengan bakso. Malah jadi pengen makan bakso nih habis ini. Itu keren banget astaga foto siluet langitnya. Jogja penuh sama tempat wisata ya, jadi pengen ke sana deh nantinya. Ini di Jakarta gedung semua :((

  • Senjanya bagus 😍. Ia tuh suka kesel kalau ada yang gak peka kalau kita juga mau foto di tempat itu tapi merekanya malah gak mau turun hahaha… kalau aku sih langsung tegor dan kasih tau kalau akunya mau juga foto-foto di sana. hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *