[Film Pendek] Maharku Untukmu – Karya Mahasiswa ERAYO

DiaryMahasiswa| Hari yang tenang, setenang jiwa ini yang seakan senang setelah UTS selesai. Diary kali ini aku akan cerita sedikit tentang film pendek. Namun, sebelum kalian lanjut baca. Boleh follow dulu blog ini. Agar tidak tertinggal jika ada updatean diary terbaru dariku.

Setelah UTS biasanya selalu diadakan kegiatan PKM (Pekan Kreativitas Mahasiswa). Dimana kegiatan ini merupakan kegiatan yang diadakan setiap satu tahun sekali oleh Senat atau presiden kampus. Kegiatan ini sangat cocok bagi kamu yang mempunyai hobi mengasah otak ataupun olahraga.

PKM yang di adakan oleh STMIK ERAYO ini memiliki beberapa lomba yang harus kamu pilih salah satunya yakni ada lomba Qiro’ah, Catur, Olah Data “Excel”, Debat bahasa Inggris, Kewirausahaan, Fast Coding, Futsal, Desain Grafis (Kaligrafi), Video Profil STMIK ERAYO dan Stand Up Comedi. jika ingin mengikutinya lebih dari satu juga bisa karena biayanya sangat terjangkau yakni hanya Rp. 5.000,- saja kecuali lomba futsal kamu harus merogoh kocek sebesar Rp. 90.000,- per teamnya.

Dari banyaknya perlombaan yang ditawarkan, hampir setiap lombanya ada yang mengikutinya. Salah satunya ada lomba Film Pendek dari Mahasiswa ERAYO dengan judul “Maharku Untukmu”. Berikut sinopsis filmnya;

Yusuf, seorang mahasiswa semester 7 di sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta yang berasal dari Subang, Jawa Barat. Selain kuliah, Yusuf menerima pembuatan pamphlet, banner, poster, dan desain grafis lainnya. Suatu hari, Yusuf bertemu dengan seorang gadis bernama Hasna.

Gadis cantik yang mampu menarik hatinya. Seorang gadis yang aktif sebagai remaja masjid. Beberapa kali bertemu, Yusuf mencari tahu alamat Hasna dari pengurus masjid. Dan memberanikan diri menemui Ayah Hasna untuk menyampaikan maksud hatinya meminang Hasna. Niat baiknya diterima, namun Yusuf harus menghafal Q.S. Ar-Rahman sebagai mahar nya menikahi Hasna.

Yusuf mempunyai waktu 2 minggu untuk menghafalnya. Disisi lain, Hasna harus menghadapi sahabatnya, Azizah, yang ternyata juga menaruh hati kepada Yusuf. Akhirnya , hari pernikahan Yusuf dengan Hasna pun tiba. Sebelum akad nikah, Hasna berbicara dengan Azizah.

Azizah menjelaskan tentang perasaan nya, namun Azizah ikhlas jika akhirnya Yusuf memilih Hasna daripada dia. Persahabatan Hasna dan Azizah kembali baik. Akad nikah pun berlangsung. Yusuf dan Hasna berada di tempat yang berbeda, Hasna ditemani ibu nya dan Azizah menunggu prosesi akad nikah.

Dan ucapan sah terdengar dari para tamu. Begitu senang hati Hasna, dia peluk ibu nya. Dan tibalah saat Yusuf untuk menghafal Q.S. Ar-Rahman. Suasana hening, terdengar suara Yusuf melantunkan ayat demi ayat dari Q.S. Ar-Rahman. Dan itu lah mahar Yusuf untuk Hasna.

Film pendek ini menyampaikan bahwa syarat menikah itu tidak harus menunggu lulus kuliah, punya penghasilan tetap, punya rumah dan jadi PNS. Tapi syarat menikah itu :

Syarat Menikah Untuk Suami
a. Islam
b. Lelaki tertentu
c. Bukan dalam ihram haji atau umroh
d. Dengan kerelaan sendiri
e Mengetahui wali yang sah bagi akad nikah tersebut
f. Mengetahui bahwa perempuan itu boleh dan sah dinikahi
g. Tidak mempunyai 4 orang istri yang sah dalam suatu masa.

Syarat Menikah Untuk Istri
a. Islam
b. Bukan seorang khusna (waria)
c. Perempuan tertentu
d. Tidak dalam keadaan idah
e. Bukan dalam ihram haji atau umrah
f. Dengan kerelaan sendiri
g. Bukan perempuan mahram dengan bakal suami
h. Bukan istri orang atau masih ada suami

“Dan kawinkanlah orang yang sendirian di antara kamu dan orang yang patut (kawin) dari hamba-hamba sahaya mu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui” [Q.S An-Nuur : 32]

“Tidak ditemukan jalan lain bagi 2 orang yang saling mencintai selain menikah” (HR. Ibnu Majah)

“Menurut sahabat Umar r.a:menunda pernikahan adalah menunda banyak manfaat yang sesungguhnya dapat segera dinikmati oleh manusia”

Pemain dan peran dalam film Maharku Untukmu :
1. Ahmad Ginanjar Sukarta, sebagai Yusuf Trimulyana
2. Esti Cahya Ningrum, sebagai Hasna
3. Ummi Choffifah, sebagai Azizah (teman Hasna)
4. Arohman Nur Prawobo, sebagai Ayah Hasna dan Pak Rahma (pengurus masjid)
5. Yuli Astuti, sebagai Ibu Hasna
6. Atmaka, sebagai Penghulu, Parwoto (teman Yusuf Trimulyana), dan Editor
7. Isma Nurjanah, sebagai kameramen dan editor
8. Fadina Yandar Aryani, sebagai penulis skenario dan sutradara
9. Ade Kusumastuti, sebagai Emak Yusuf Trimulyana

Support by :
Warung Giyok – Spesial Ayam Kuah

Resolusi video ini memang tidak terlalu jelas sebagaimana menggunakan kamera DSLR, karena merekamnya menggunakan kamera handphone. Karena syarat dari Panitia PKM seperti itu. Dari pada penasaran silahkan lihat videonya dibawah ini :

Lebih dari 80 orang yang sudah melihat video ini.
Ada tiga orang yang mengomentarinya :

1. Dari Full Media. Berkomentar : Apik lah (bagus lah)
2. Dari Siswa Sastra. Berkomentar :
a. . alur ceritanye sudah cukup baik
b. dialog antere yusuf dan ortu hasna ade sedikit kejanggalan.
c. care ngeshot videonye kurang tepat, kalau ade dialog sebaiknye diambil secare close face dan keseluruhan. supaye jelas siape yg cakap.
d. cara ngeshot video jgn kaku dari atas semue, usahakan dari berbagai sudut. kalau bise pakai 2 kamera.
e. gunakan alat bantu supaye kamera/video tak goyang dengan hentakan nafas kameramen.
f. lighting/kurang jelas videonye.
g. editor videonye masih kasar antare perpindahan stag dgn stag.
h. tadi ketike sahabatnye yusuf nak ngajak makan, yusuf tak mau.. seharusnye yg ngeshot tak usah kaget, lalu kamera bergoyang.. kameramen bingung kamera nak tetap diyusuf atau ikut ikut ke sahabatnye yusuf..?
i. hal penjiwaan sudah cukup baik… cume hasna yg belum cukup baik. karena disini hasna sebagai pengantin putri harusnya die banyak cakap daripade azizah.

j. salut buat azizah penjiwaannye keren.. lah mirip sinetron.
k. semoge tambah keren… anak elrahma semakin pintar dalam membuat film.. semoge bise masuk layar lebar kedepannye…
aamiin.. semoge bermanfaat
3. Dari Ahmad Ali Nurdin Abi. Berkomentar : Naskahnya di perbaiki..contoh “kebetulan saya bpk azizah”…sebaiknya kata kebetulan di hilang kan..karena semua di dunia ini tidak ada yang kebetulan semua kehendak Allah
Bagi kamu yang sudah melihat Film Maharku Untukmu, silahkan komen di kolom komentar. Karena komentar kalian akan jadi masukan kedepannya.

Yogyakarta, 05 Desember 2015

12 Responses for [Film Pendek] Maharku Untukmu – Karya Mahasiswa ERAYO

  • dari segi karakter lumayan walau kurang penataan kameranya mode close face, lebih memberikan efek dihati pemirsa karena dengan menampilkan close face marah sambil ngomong keliatan marahnya ada alasan daripada marah tetapi dari sudut samping keliatan malah kayak pihak ketiga ngeliatin dua orang lagi debat.

    untuk karekakter lumayan kuanggep itu semua improvisasi, walau kaku bagaimanapun semua akting butuh latihan kalau mau lebih baik. :v

    masalah pergerakan kamera kaku masih ada toleransi karena kita sama sama blum pro peralatannya, lagipula bisa diakali pengolahan aftereffect juga agar bisa balancing/stabil gk keliatan getar kameranya walau perlu waktu dikit ngerendernya :, intinya dari cara shootnya aja yg bisa kukomentari 😀

  • filmnya cukup bgus…tp mungkin dlm bbrp perckpan.y/adegan.y ada yg sdikit kepanjangan yaitu ktika menghfal alqur'an.y hehe dan juga sy kcwa knp qualitas video.y jelek..jgn2 pake hp y..hehe tp scra ksuluruhan bguslah lamjutkan kreatifitas.y hidup elrahama
    .

  • Untuk pemerannya sudah pas dengan adegannya, cuman di dalam adegan tersebut saat pelamaran kan ketemu sama orang tuanya & orang tua si cewek bilang semua tergantung pada anaknya. nah di situ belum di jelasin si cewek nerima apa gak.. Tiba² si cewek minta ma'af sama temennya.

    Saya kira peru tambahan/penjelasan di situ.

  • Assalaamu'alaykum. Alhamdulillah. Saya mewakili tim "Maharku Untukmu" mengucapkan terimakasih kpd yang sudah menonton videonya. Mgkin bnyak kekurangan disitu. Bkn mungkin lg ya, tapi emang bnyk kekurangan dlm video itu. Ini pertama kalinya buat saya dan mgkin tmn" juga membuat film pendek spt ini. Butuh perjuangan utk bkin itu. Dlm waktu krg lbh 2 minggu itupun ga full qt syuting. 1 adegan ga langsung jadi ya ada jg yg langsung jd. Buat ktm aja kdg susah. Karna qt msh kuliah. Blm lagi pas terakhir syuting ada musibah yg menimpa pemain utama. Tapi alhamdulillah akhirnya film pendek pun jadi walau mungkin hasilnya kurang memuaskan. Bagi yang udah kasih masukan, kami ucapkan terimakasih. Sangat membangun. Semoga ada manfaat atau pljaran yg bisa diambil dr film pendek yg kami buat. 🙂

  • FILm nya sudah cukup bagus.. hanya sedikit saja pada saat percakapan azizah dan hasna ketika keduanya saling bermaafan, ekspresi wajahnya kurang dapet, keduanya sering menunduk, kesannya mereka kurang menguasai percakapan tersebut. Hehe
    Semangat terus..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *