Memanjakan Badan Selepas Sembuh Sakit

DiaryMahasiswa.com | Sehat dan sakit merupakan dua hal yang tak perlah lepas dari kehidupan kita. Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita ingin selalu sehat. Dengan sehat kita bisa mencegah agar tidak terjadi sakit. Namun sakit dan penyakit juga tidak akan dapat kita cegah 100%. Karena itulah kodrat kehidupan sebagai manusia.

Kurang lebih hampir satu minggu keadaan badanku kurang stabil, alias drop. Beberapa hari sebelumnya aku membaca postingan yoga diblognya yang berjudul Hobi Aneh disaat Sakit. Aku rasa setiap orang memiliki kebiasaan masing-masing disaat sakit, ada yang cuma tiduran, ada yang terus berusaha mengerjakan aktifitasnya dan lain sebagainya.

Aku sendiri memilih untuk memperbanyak istirahat, meskipun pada kenyataannya aku ingin sekali memanjakan badan. Ingin menulis, ingin bersepeda, ingin futsal dan lain sebagainya. Dengan bersepeda selain olahraga aku bisa menikmati berbagai keindahan disekitar.

Sakit yang aku rasa sebenarnya hanya pusing, badan panas, flu dan batuk. Tapi itu semua patut aku syukuri. Dengan begitu, aku akan lebih bisa menghargai waktu ketika sehat. Disaat sakit seperti itu aku sendiri kebanyakan tidur. Tapi dengan catatan satu yang tidak boleh aku lupa, yakni Sholat. Ya, karena sakit bukan alasan untuk meninggalkan sholat. Kalau tak bisa berdiri bisa dengan duduk ataupun tidur.

Disaat sakit rasanya semua makanan pait. Betul gak sih ? Sahabat pernah merasaknnya juga ? Tapi setelah 5 hari lebih kondisi badanku mulai membaik. Hanya batuk dan flu saja yang masih. Batuk biasanya akan mengganggu ketika beraktiftitas, apalagi disaat kuliah. Waktu itu aku sedang melaksanakan UTS dikampus. Rasanya mengganggu sekali batuk ini, aku berusaha untuk menahannya agar tidak mengganggu yang lainnya.

Futsal juga merupakan salah satu olahraga favoritku, kangen rasanya ketika sakit. Biasanya aku dan teman-teman bermain futsal satu minggu sekali. Baik itu pertandingan antar kampus ataupun latihan seperti biasa. Kamis itu aku merasa sudah enakan badannya, kebetulan ada info dari grup futsal kelas bahwa sorenya futsal melawan jurusan Sistem Informasi. Aku pun menyiapkan diri untuk bermain, selepas ashar kami berangkat.

Futsal kali ini aku dan teman-teman main dilapang “Cah Futsal”, yang berada di Jl. Ringroad Selatan No.15, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Selain di cah futsal aku biasa main di 4R Futsal. Lebih seringnya sih di Joglo Futsal, tapi karena sejak awal tahun sudah tidak beroperasi lagi alias ditutup. Aku harus mencari tempat lain. 

Di Jogja Futsal sendiri sebenarnya sangat cocok dan pas dikantong mahasiswa. Meskipun ukuran lapangnya tidak seperti ukuran internasional. Tapi untuk latihan saja sudah cukup. Kali ini aku dan teman-teman kelas kalau tidak main di 4R Futsal ya di Cah Futsal.
Setiap lapangan tentu memiliki kelebihan tersendiri, terutama diharga. Di 4R sendiri kalau siang Rp.100,000,- sedangkan malam harinya Rp.150.000,- Berbeda di Cah Futsal pagi hingga duhur Rp.50.000,- siang harinya Rp.75.000,- sore hingga malam aku belum tahu. Karena aku sendiri main futsal kalau tidak pagi yang siang. 

Enaknya futsal di Cah Futsal itu lapangnya yang bagus. Setiap masuk lapangan waktu baru berjalan. Berbeda di tempat futsal yang lainnya, ketika kita boking lapang pukul 13.00 misalnya. Ya jam segitu juga waktu kita dihitung, meskipun belum datang orangnya. Tapi tidak semua lapang futsal di Yogyakarta seperti itu kok. Jadi bagi sahabat yang di Yogyakarta atau ada rencana untuk main ke Yogyakarta boleh juga menyempatkan untuk bermain futsal.
Selain itu, main futsal di Cah Futsal itu selalu dikasih bonus tambahan waktu 5 menit. Meskipun tak seberapa tapi bagi kami yang hobi futsal sangatlah berharga. Bagi para penonton juga bisa duduk di bangku penonton dengan nyaman. Di fasilitasi juga internet gratis alias WIFI. Jadi kebanyakan teman kelasku yang tidak main futsal pun tetap sering ikut. Karena merasa nyaman bisa sembari internetan.

Rencana awal aku dan teman-teman hanya main satu jam saja, karena pukul 16.00 sudah ada yang boking lapangan itu juga. Namun setelah waktu kami habis, ternyata yang boking dipindahkan lapang yang satu lagi. Sehingga aku mengajak teman-teman untuk menambah satu jam lagi.

Aku lihat juga teman-teman masih semangat futsal. Setelah yang lain setuju, begitu pula dengan team lawan setuju. Di babak kedua ini kami semua ditemani oleh derasnya hujan. Sampai suara teriak pun tak terdengar.

Alhamdulilah hujan reda ketika aku hendak pulang. Sebelum pulang mengabadikan foto terlebih dahulu. Terutama aku dan Sulis. Kaos yang kami kenakan ini kenangan ketika kami diajak gabung di team SELVAS FC. Yang dulunya setiap futsal selalu pukul 22.00 hinngga 24.00. Saat ini sudah jarang sekali futsal. Karena sebagian mereka sibuk kerja dan bahkan ada juga yang sudah berkeluarga.
Ketika sampai kost, sudah ada temanku Anin. Sahabat masih ingat siapa itu Anin ? Kalau ada yang pernah membaca ceritaku ketika gowes ke hutan pinus pasti tahu Anin itu siapa. Oke, aku kasih tahu sedikit ya ketika gowes ke hutan pinus. Dia itu ninggalin aku dan kedua temanku saat berangkat, pokoknya bikin bingung, kesel lah, ketika pulang dia terjatuh. Dari pada bingung, silahkan sahabat baca disini : Suka Duka Bermalam di Hutan Pinus
Anin sendiri baru pulang dari  kampus karena ada kegiatan ICC (Informatic Computer Club). Dia istirahat di kostku sembari main internet. Setelah itu aku mengajakanya untuk makan bakso langgananku. Di mas B-Tieng dekat Alkid. Namun sebelum itu aku mengajak Maman agar lebih seru lagi. Kebetulan dia sedang sama Bayu di korner pugeran alkid. Kami menghampirinya terlebih dahulu kemudian makan bakso bersama.
Aku, Anin, Bayu dan Maman teman dekat satu kelas, kami juga sering gowes bareng. Selain gowes yang jaraknya dekat, kami juga pernah gowes dengan jarak yang lumayan jauh. Bahkan hingga tak cukup satu hari.
Bisa dibaca disini :

Bakso Mas B-Tieng ini menurutku termasuk murah, karena dengan harga Rp.10.000,- sudah dapat bakso yang jumbo. Meskipun tidak besar banget, tapi cukup dan bisa mengenyangkan perut. Selain baksonya aku biasa beli mie ayamnya juga atau dicampur jadi mie ayam bakso.

Sering aku beli bakso dengan teman-temanku yang ini, selain mereka beberapa anak kost juga sering ku ajak. Bakso mas B-Tieng ini tidak hanya satu cabang, setahuku lebih dari 5 cabang. Dari semuanya itu, aku pernah ke empat cabangnya kurang lebih. Tapi lebih suka yang dekat alkid menurutku. Selain tempatnya yang lebih dekat dari kost, bisa sekalian jalan-jalan di alkid.

Sebelum postingan ini, beberapa bulan yang lalu aku juga pernah makan bakso yang sama, namun dicabang yang berbeda.
Sahabat bisa baca disini : 
Waktu kami ditempat baksonya, ternyata bakso jumbonya tinggal 3, terpaksa salah satunya harus beli mie ayam atau bakso biasa. Anin sendiri memilih mie ayam. Setelah selesai makan, dia kekenyangan karena sebelum ke kost ku kurang lebih pukul 17.30 makan di rumah padang. Eh dia ikut makan mie ayam juga.
Tapi kalau tidak makan juga kasihan, masa diem sendiri. Tapi bisa sih dengan cara lain, misal minum esnya saja. Tapi menurutku dia itu masih lapar, buktinya mie ayam satu mangkoknya habis tak tersisa.  Setelah selesai, Anin ingin sekali pergi ke Skaten. Sahabat tahu skaten ? Baik, bagi yang belum tahu aku kasih tahu.
Skaten atau Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) merupakan perpaduan antara kegiatan dakwah Islam dan seni. Sejarah Sekaten menyebutkan, bahwa Sunan Kalijaga sering menggunakan kesenian karawitan (gamelan Jawa) untuk memikat masyarakat luas agar datang dan menikmati pergelaran karawitan-nya dengan menggunakan dua perangkat gamelan Kanjeng Kyai Sekati. Di tengah pagelaran diisi khotbah dan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Pagelaran seni karawitan sendiri bertepatan dengan perayaan maulid Nabi Muhammad saw.

Skaten atau Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) sudah menjadi agenda tahunan Kota Yogyakarta yang biasanya digelar berdekatan dengan tahun baru Hijriyah. Namun tahun ini pasar rakyat tersebut akan digelar menjelang akhir tahun 2016 ini. Skaten tahun ini, digelar mulai 18 November dan akan berakhir 11 Desember 2016.

Waktu itu padahal masih tanggal 17 November, otomatis belum dibuka. Tapi ketika kami kesana sudah cukup ramai, terutama di sebrang jalan sudah terlihat yang jualan pakaian bekas. Mulai dari Rp.5.000,- hingga Rp.35.000,- Tapi karena banyak yang jual, tentu harganya juga banyak yang berbeda.
Kemudian kami masuk ke dalam untuk keliling melihat permainan yang ada. Meskipun belum resmi dibuka tapi sudah cukup ramai yang datang pada malam itu.
Ketika sampai, kami dikagetkan dengan suaran kembang api yang dinyalakan ke angkasa. Terlihat bagus, aku juga sempat mengabadikannya.
Setiap pasar malam, entah itu yang biasa atau di Skaten Yogyakarta tak lepas dari permainan sangkar burung yang melingkar kemudian berputar. Aku biasa menyebutnya kurung manuk..hehe Waktu itu juga sudah termasuk ramai, hanya saja ada beberapa stand pakaian yang baru dibereskan untuk menjelang keesokan harinya pembukaan.
Permainan ini digerakan oleh mesin, jika kita naik seolah seperti dalam sangkar burung beneran. Sekarang aku merasa tidak begitu tertarik untuk naik. Tidak seperti dulu ketika kecil. Ingin sekali naik permainan ini.
Melihat permainan ini aku jadi teringat dulu ketika masih SD naik kurung manuk, itupun bareng Ibu. Yang paling ingat betul ketika aku naik dan posisi ketika diatas, tiba-tiba berhenti. Ada yang diam, ada yang teriak karena panik. Tapi itu tak lama, alhamdulilah bisa kembali berputar lagi.
Hanya saja waktu di daerahku tak ada yang namanya kora-kora. Sahabat tahu kan kora-kora itu seperti apa ? Permainan yang ketika aku naikin mual.. haha.. Tapi tidak semua orang seperti aku, bahkan beberapa dari temanku saja malah senang dan ketagihan main kora-kora.
Sebenarnya kora-kora merupakan perahu tradisional asal Kepulauan Maluku. Panjangnya kira-kira 10 meter dan sangat sempit, dan digunakan untuk perdagangan maupun peperangan. Kora-kora yang lebih besar digunakan sebagai kapal perang dalam peperangan dengan Belanda di Kepulauan Banda pada abad ke-17. Bentuk kora-kora mirip dengan perahu naga Cina, dan membutuhkan 40 orang pendayung.
Wahana kora-kora ini merupakan salah satu permainan yang menantang. Tapi selain itu, ada yang lebih menantang dan mengerikan seperti tornado, Halilintar, roller coaster yang bisa mengangkat kita ke udara. Di skaten juga ada permainan bom-bom car. Permainan ini tidak semuanya ada di pasar malam. Tapi di skaten Yogyakart ini selalu ada.

Bayu dari tahun kemarin ingn naik ini tapi belum kesampaian juga. Aku sendiri membayangkannya juga seru, tapi tidak PD naiknya. Selain permainan bom-bom car ada juga perahu yang di dayung, dan itu memang di air. Tapi khusus anak kecil, jika orang dewasa naik tentu tidak bisa.

Enaknya tempat-tempat permainan di skaten ini tak jauh dari tempat makanan. Seperti mainan perahu pada foto diatas, disampingnya ada bakso. Jika habis naik permainan yang ada di skaten, sahabat bisa langsung makan.
Selain itu ada juga berbagai macam minuman, waktu kemarin yang membuatku kagum ada yang namanya es salju pelangi. Mungkin sahabat pembaca sudah tahu, tapi aku sendiri baru tahu dan baru melihatnya. Seperti foto dibawah ini.

Es saljunya juga menarik dan ingin sekali beli, tapi malam itu aku sudah kenyang. Mungkin dilain waktu saja untuk mencicipinya.
pict : imgrum.net
Sebenarnya es salju pelangi ini menurutku es yang dulunya sangat populer, sahabat tahu ? yakni es gosrok. Iya es gosrok yang dulunya hanya Rp.5.00,- tapi sekarang muncul lagi dengan tampilan yang berbeda dan tentu lebih besar dan unik.
Ada juga perabotan berupa gelas, piring dan masih banyak lagi keperluan ibu rumah tangga hingga anak kost ada disini..hehe .. Sehabis melihat prabotan, kami keliling lagi melihat beberapa permainan yang ada di skaten.
Kemudian kami melihat sejenak permainan ombak banyu. Permainan ini berbeda dengan kincir angin tadi, karena permainan ini digerakan dengan tenaga manusia dan tentunya tanpa pengaman yang memadai. Di skaten sendiri sangatlah ramai yang naik ombak banyu. Selain ramai musiknya, ramai juga yang teriak-teriak karena ketakutan.
Meskipun permainan ini menggunakan tenaga manusia, tapi jangan salah hasilnya. Sahabat bisa coba sendiri jika belum pernah mencobanya. Aku sudah lupa rasanya seperti apa, karena naik juga dulu dan sekarang setiap ke pasar malam tak pernah naik apa-apa kecuali membeli makanan atau barang yang mau dibeli.
Untuk naik ombak banyu sahabat cukup membayar biaya sebesar Rp.8.000,- saja. Kemudian kami berganti melihat tong setan, tapi hanya dari luar saja, karena jika ingin melihat benar-benar atraksinya harus naik keatas dan membeli tiket. Di skaten sendiri namanya atraksi maut tong stand, setiap tempat biasanya berbeda-beda namanya.
Ada fakta kenapa sepeda atau motor yang dinaiki pemain tong setan tidak jatuh, itu karena gaya gesek dan gravitasi menyeimbangkan satu sama lain. Singkatnya, dua gaya ini bertindak dalam arah yang berlawanan dan bertanggung jawab satu sama lain.

Secara lebih mendalam, gaya gesek yang diakibatkan oleh ban motor harus didukung oleh kecepatan motor yang cukup. Artinya, harus ada kecepatan minimum dari motor untuk menghasilkan gaya gesek yang maksimum. Hal ini sangat penting karena jika gaya gravitasi lebih besar, maka sepeda motor akan meluncur ke bawah dan pengendara akan jatuh.

Gesekan menjadi kuat karena kecepatan meningkat, tetapi dengan meningkatkan kecepatan, dan lebih sulit bagi pengendara untuk mengarahkan kendaraan dengan aman.
Kemudian kami duduk sejenak karena capek. Duduk tepat di depan permainan kuda-kudaan. Dimana permainan ini sangat mengingatkanku pada waktu kecil. Dulu sering naik permainan ini ditemani oleh Ibu. Namun permainan kuda-kudaan ini berbeda, karena ada andongnya sekaligus. Terlihat lebih menarik.
Selama futsal hingga jalan-jalan ini, aku merasa lebih fresh selepas sembuh sakit. Cukup capek kami jalan-jalan di skaten ini. Muter-muter melihat permainan namun tak naik. Ketika melanjutkan jalan, tak lama Bayu kesusahan karena sendal punya Maman yang dia kenakan sudah hampir patah.
Awalnya sendal itu rusak karena sering digunakan untuk rem ketika bersepeda, karena keseringan hingga akhirnya sedikit demi sedikit menjadi tipis dan pada malam itu hampir putus.
Aku sendiri pergi ke skaten tidak asal pergi namun ada tujuan, yakni membeli sarung bantal guling untuk di kost. Sangat susah mencarinya karena saking luasnya skaten. Setelah keliling hingga capek juga, barulah ketemu dan itu tak jauh dari pohon beringin yang ada di alun-alun. Setelah beli, aku menanyakan kepada teman-teman mau beli apa. Setelah cari-cari, kami semua mendapatkan barang seperti dibawah ini.

Selain sarung bantal guling, aku membeli sisir yang akacanya berewarna merah, Bayu membeli yang warna biru. Maman dan Anin membeli benang dan jarum untuk menjahit. Kenapa aku membeli sisir, karena setiap pergi kemana saja aku membawa sisir, jadi buat ganti setiap berpergian. Sebenarnya jika hanya main-main saja tanpa tujuan aku rasa akan capek dan sia-sia.
Sebaiknya rencanankan mau beli apa dan kalau bisa mau naik apa, jadi sekalian tidak berkali-kali untuk pergi ke skaten. Kecuali sahabat jualain di skaten, jadi wajar saja kalau setiap malam ada tempat itu.
Selain pakaian bekas yang dijual, pakaian baru juga banyak, bahkan sangat-sangat banyak. Seperti baju yang aku foto itu merupakan baju pokemon, warna kuning seperti pikacu. Tak lupa juga kami untuk melihat permainan seperti memancing. Disitu terlihat ada anak kecil yang sedang memancing. Selain mancing, tempat ini juga menjual ikan hias.
Melihat ikan seperti ini, aku jadi teringat ikan peliharaanku dirumah dulu. Apalagi yang ada di aquarium, sekarang sudah tidak punya. Senang sekali ketika bangung pagi bisa memberi makan ikan di aquarium.
Tak terasa saking asiknya jalan-jalan ternyata waktu sudah cukup malam, kurang lebih pukul 22.00. Memang kami di perantauan bebas, bebas mau tidur jam berpa saja bahkan tak tidur sekalipun tak ada yang ngelarang. Tapi kami juga harus tahu waktu. Dimana harus istirahat, dimana waktu untuk main dan lain sebagainya harus kami atur.
Tak lama Bayu minta untuk berhenti karena susah jalannya, ketika dilihat sendalnya yang dia kenakan sudah putus. Dan untungnya tidak hujan waktu itu, kalau hujan bakal basah karena becek.

Itulah caraku memanjakan badan selepas sakit. Sebenarnya tidak harus itu, karena waktu itu kebetulan sedang ada skaten, jadi ya sekalian jalan-jalan. Lebih bagusnya sih olahraga agar badan kembali fit. Terimakasih sahabat yang sudah membaca. Yang berdomisili di Yogyakarta sudah ke skaten belum ? Yuk nimbrung di kolom komentar πŸ™‚

102 Responses for Memanjakan Badan Selepas Sembuh Sakit

  • emang terkadang nikmat itu baru terasa setelah jatuh sakit ya di haha.

    aku juga kao lagi sakit suka kangen pengen melakukan ini itu.
    tapi sisi baik dari sakit adalah, aku bisa ga masuk kelas atau kerja jadi aku bisa guling-guling supuasnya dikamar kosan πŸ™‚

  • Itu sendalnya udah belah bukan putus lagi wkwkwk :v

    Wih hobi kita sama mas Andi *tos* Seneng main futsal juga, beberapa bulan lalu bisa sampai 4x seminggu, sekrang udah dikurangin jadi 2x aja hhe. Biasanya posisi dimana mas? Gue biasa disamping tiang, jagain bola kalau keluar -..-"

    Masya Allah bakso nya kaya bola futsal bahaha… kegiatan kalau lagi sakit ya? Hmm, tahun ini aja kalau nggak salah Alhamdullah gak pernah sakit sampai beberapa hari gitu. Paling2 sakit perut gue gara2 salah makan tapi masih bisa aktivitas.

    Tapi kalau lagi sakit sih malah harus ngopi haha, ngopi bareng si mantan :v

    • Iya mas Adit, patah itu mah.. wkwk

      *tos*,, ayo futsal bareng mas.. hehe
      Wah keren, 4x dalam seminggu benar capek dan melelahkan, tapi kalau sudah hobi itu pasti tetap saja dilakukan.. πŸ™‚

      Aku posisi diluar jaring mas, nyurakin para pemain, -..-

      Haha,, besar kalau bola futsal itu mas.. hehe
      Alhamdulilah, semoga terus sehat ya mas, agar terus bisa berbagi di blog πŸ™‚

      Njirr, masa mantan mas.. Aku mah mnding sama keluarga πŸ™‚

  • Musim pancaroba emang hawanya bikin met metan alias mriyang ndi, palaginketambahan ujian waduhhh bisa tambah puyeng
    Klo futsal gitu ternyata tarifnya tergantung waktu ya, mungkin klo malem orang uda ga banyak aktivitas jadi pada punya waktu luang salah satunya futsa ya, jadi klo malam tarifnya lebih mahal
    Wah itu baksonya bole juga tu, pas banget ujan2 makan itu hhhaha
    Aku blom pernah ni maen pas ada sekatenan
    Dulu pernah baca cerpen bobo tentang sekatenan

    • Iya betul mba,, cuaca juga terkadang tak mendukung..
      Betul mupeng banget, apalagi pas ngerjain soal batuk gitu.. hehe

      Iya mba tergantung waktunya..
      Iya malam agak mahal, karena lapangan juga perlu lampu, mungkin disitu yang membedakannya πŸ™‚

      Iya habis hujan cocok banget.. hehe

      Wah pembaca majalah bobo juga ya, aku juga dulu sampe langganan gitu, dan sampe berapa puluh majalah gitu, setiap bulannya ayahku selalu membelikannya πŸ™‚

  • betul tuh, saya pas sakit-sakitan juga semua makanan yang saya suka rasanya pahit, sebenernya bukan pahit, tapi kitanya yang sudah merasa eneg.

    kmu anak futsal??? wuihh keren dong, banyak style-nya.
    dan masalah ke pasar malam, saya belum pernah mencicipi rasanya dunia malam

    • Iya betul, eneg gitu, makan enak juga terkadang jadi gak enak dan gak nafsu makan πŸ˜€

      Hobi saja dan sudah menjadi olahraga rutinan setiap minggunya. Kalau masalah style mah gk belum bisa mas.. hehe

      Wah, aku saja kalau ke pasar malam tidak sengaja main gitu aja, kemarin aja lagi ada perlu..hehe

    • Sebenarnya memang itu, seperti apa yang sudah jelaskan. Memang dulunya es serut dan itu sudah lama tak muncul lagi. Saat ini muncul dengan tampilan yang berbeda dan lebih unik lagi πŸ™‚

  • waooooow tulisan yang lumayan panjang. sepertinya dirimu puas banget setelah jatuh sakit kemudian mensyukuri anugerah sehat itu dengan memanjakan diri hehehehe. daaaan, aku pikir pilihan untuk berolahraga futsal itu tepat lho, selain mengetes seberapa besar daya tahan tubuh kamu setelah sakit, juga meningkatkan stamina setelah sakit, sekali tepuk dua suara huehehehe.
    ohya, sepertinya tempat futsal di cah futsal itu rame banget ya? soalnya harganya terbilang murah, dan fasilitas pengaturan jamnya yang aku rasa cukup fair buat para pemain.

    • Cerita ini belum begitu panjang dibandingkan tulisan sebelumnya mas Oki, apalagi tulisan bersepeda tentu lebih panjang lagi.. hehe

      Betul mas, selain bisa olahraga dengan futsal kita jadi lebih fresh badannya..

      Betul mas Okky, rame dan sering dijadikan tempat turnamen, murah juga per jamnya…
      Betul cukup lah, ada WIFInya juga..

  • Bener banget itu sakit gak boleh ninggalin sholat…

    Tapi seru juga ya pasar malem disana…apalagi yang jualannya murah meriah…

    Di Jakarta mah udah jarang ada yang begituan… lapanganya udah pada jadi rumah…

    • Betul sangat mas Adhi πŸ™‚

      Betul, pasar malam skaten di Yogyakarta ini diadakan setiap tahun sekali πŸ™‚

      Oh gitu ya mas, wajar banyak rumah dan kantor2 di Jakarta ya mas. Belum lagi para perantau yang bekerja di Jakarta…

  • Ini ceritanya seharian full ya mas, itu futsalnya pakai lapangan rumput ato plester sih? Kalo di tempatku aku biasa main di lapangan rumput sejam Rp 90.000, cuman gak ada bonusnya sih, soal pembookingan juga sama, misal booking jam 19.00 waktu berjalan juga mulai jam 19.00.

    Pasar malamnya seru itu mas banyak permainan, aku pernah lihat tong setan, tiketnya Rp 5000 waktu itu, di dalem berisik banget mas, tapi yang seru saat nyawer nanti pengendara tong setan mau atraksi kalo pas lagi nyamber uang saweran.

    Seru- seru mas.

    • Itu lapangnya plester mas Santo. Wah lumayan mahal juga ya mas harganya Rp.90.000,-
      Oh sama juga ya masalah pembokingan gitu πŸ™‚

      Betul berisik suara motornya. Aku pernah lihat tong setan tapi di dalamnya sepeda gitu mas yang atraksi πŸ™‚

      Dulu rata-rata memang masih murah Rp.5.000,- Sekarang sudah naik dan hampir setiap tahun naik, begitu juga makanan πŸ™‚

  • kalo aku abis sakit itu senengnya wisata kuliner. soalnya pas lagi sakit kan kayak banyak pantangan makanannya, gaboleh makan ini itu aduh malesin bgt hhahaha.. jadinya seharian food challenge gitu, dari pagi sampe malam nyari makanan sampe gabisa jalan. itu seru sih, tapi kurang sehat dan berlebihan hahaha

    oia, selama kuliah di jogja aku jarang ke sekaten, sekalinya ke sekaten kalo diajakin rame2.. aduh soalnya apa ya.. aku kurang suka ke pasar malam gitu. terlalu crowded dan berdesakan

    • Iya betul juga sih, jadi manjain dengan makan-makan yang enak.. hehe

      Haha..tapi ya kalau makan sampe gak bisa jalan mah duh.. πŸ˜€

      Aku sendiri juga kadang cuma beruda, atau berempat seperti dipostingan ini.. Kalau rame2 ya pasti sama anak2 kelas..hehe

  • selesai sakit langsung futsal mantap djiwa bong wkwkwk gue aja gak berani kayaknya. wah bakso jumbonya kayaknya enak tuh. gue salalu suka pasar malam apalagi wahana komedi putarnya meskipun takut tapi selalu pengen coba entah kenapa wkwkwk

  • Sepanjang membaca tulisan kamu yang menyenangkan ini, aku paling tertarik sama bakso, es pelangi, dan pasar malam. Seru bangeeeeetttt.

    Es pelangi alias es gosrok alias es serutnya banyak banget. Lucu tampilannya..

  • mantap tenan baru sebmbuh sakit sudah jalan-jalan. mungkin mas Andi ini harus sepedaan lagi mas mbiar nambah fresh.

    saya sediri jarang ke pasar malam, karena memang kurang suka. padahal di daerah saya tinggal cukup banyak event2 semacam itu..

    • hehe.. Alhamdulilah mas Tofik kemarin baru sepedahan, in shaa Allah next artikel bahas gowes.. hehe

      Oh gitu, tapi boleh lah ke pasar malam cari makanan.. hehe
      Karena banyak sekali makanan di situ..

  • Ceritanya panjang bangeeeet πŸ™‚ πŸ™‚
    Ada banyak cara yang bisa dilakukan sih, kalau cowok mungkin futsal kayak km itu ya, kalau cewek biasanya ke salon hehehe
    Eh aku jadi inget pernah ke sekaten atau pasar malam gitu, naik bianglala dan makan es krim ,, seruuuuu

  • Emang pas banget setelah badan banyak rebahan setelah sakit, dibawa main futsal dulu ehe. Tapi, kalau gue gak berani banget buat main futsal terlalu total setelah sakit. Karna badan masih adaptasi juga hehe.

    Terus di sini di beritau ttg skaten ya? Keren banget di sana. banyak banget hiburanya

    • hehe.. Betul mas, jadi terasa ringan setelahnya πŸ™‚

      Iya juga sih ya mas, tapi karena aku kemarin agak enakan jadi bisa main futsal deh πŸ™‚

      Betul mas Adi, ayo mampir ke Skaten.. hehe

  • Jalan-jalan habis sakit menurutku bagus ya, supaya badan sedikit bergerak dan gak kaku, tapi jangan sampai kecapean juga, soalnya baru sembuh. Sebenernya sakit itu adalah cara tubuh kita memberitahu kalau tubuh kita butuh istirahat dan perlakuan khusus, apalagi kalau habis banyak beraktifitas sehingga daya tahan tubuh jadi lemah. Oh iya, di Jogja murah-murah ya, jadi pengen tinggal disana πŸ˜€

    • *tos* dulu dong, memang bagus mas Samuel.. πŸ™‚

      Bagi yang tak begitu kuat maen futsalnya bisa maen secukupnya πŸ™‚
      Karena baru sembuh sakit juga..

      Betul sekali mas, terkadang ketika sehat kita lupa untuk istirahat yang benar πŸ™

      Iya murah dan terjangkau bagi anak kost seperti aku ini ..hehe
      Ayo ke Jogja mas Samuel ?

    • Ini belum seberapa panjangnya mba dibandingkan gowes ke tempat2 yang keren πŸ™‚

      Sakit pusing dkk nya, seperti batuk dan flu. Tapi sekarang sudah sembuh alhamdulilah.. Alapagi sudah makan bakso.. hehe

  • Ya sudah lama juga sih aku udah gak main ke pasar malem, biasanya tiap bulan ada di daerahku tapi pindah-pindah, apa gara-gara musim hujan ya?

    Aku pernah naik kora-kora, hampir muntah karena pusing dan agak takut juga, padahal aku duduk di tengah, aku gak bisa bayangin kalo duduk di ujung, bisa muntah langsung deh.

    • Tapi pindah-pindah itu karena sudah ada jadwalnya biasanya πŸ™‚
      Tapi sekarang memang sedang musimnya hujan πŸ™‚
      Kasihan juga jarang yang berkunjung jadinya…

      Sama mas, aku munah sih tidak, tapi mualnya itu πŸ™
      nah itu dia, apalagi di depannya ada orang, bisa-bisa muntah ke orang lain deh..

  • Dalam seminggu kemarin saya juga kurang sehat, Mas, rasanya badan panas dan dingin. Sekarang ini tinggal pileknya sedikit. Semoga Mas Andi Nugraha ke depannya sehat selalu ya.

    Waaah, saya jadi teringat, rasanya sudah lamaaaa… ga ke Sekaten, Mas. Tuh… es gosroknya jadi keren penampilannya, hehehe.

    • Oh gitu, sekarang tinggal penyembuhan pak πŸ™‚

      Aamiin, semoga pak Akhmad Muhaimin Azzet juga semoga selalu sehat ya πŸ™‚

      Iya pak, sekarang hujan terus pasti becek pak.. hehe
      Betul pak, selain keren jadi jumbo juga.. πŸ˜€

  • Waa.. jadi kangen Jogja, dulu aku di sana dua bulan tapi sekaten baru digelar pas aku udah balik ke Jatim haha..

    Btw, deskripsi ceritanya sudah bagus, tapi alangkah lebih enak dibaca kalau fokus ke satu pembahasan. Awalnya bahas sakit, lalu futsal, lalu bakso, lalu sekaten, dan semuanya panjaaaang haha.. misal manjain diri setelah sakit dengan datang ke festival sekaten, dan fokus di sana, yakin deh lebih enak dibaca πŸ™‚

  • Alhamdulillah sekarang udah sehat ya jadi udah bisa mainan futsal di cah futsal sampe bisa ikutan memeriahkan Sekaten juga. Liat pasar malam begitu gue jadi kangen masa masa di kampung dulu. Tiap berapa bulan sekali apalagi pas lebaran juga pasti ada pasar malem sama bazaar baju baju begitu.

  • wadaw, abis sakit gue kalo gue malah istirahat total dulu biar sembuh beneran, takut aja sembuhnya bohongan pas dipake aktivitas lagi haha.

    tapi seru tuh, paling seru keliatannya pas di pasar malam. banyak banget mainan2nya euy. liat bombomcar jadi kangen dulu main itu pas kelas 6sd, abis itu gak pernah lagi πŸ™

    btw, ambil fotonya pake kamera apa nih mas? bagus bagus hasilnya, apalagi pas di biang lala ._.

    • Hehe.. kebetulan aku sudah sembut beneran mas, Alhamdulilah πŸ™‚

      Betul mas Joga πŸ™‚
      wah sudah lama juga terakhir naik bom bom car ya mas ?

      Itu pake android Infnix Hot Note mas πŸ™‚

  • Wiih wihh, si abang mah kegiatanya waktu lagi sakit malah futsal wkkwk
    Tpi bener sih, gua juga sering gitu kalo lagi sakit pasti ada aja kerjaannya, termasuk futsal. Soalnya sempet mikir bosen kalo malah kerjaannya tidur tiduran. Kadang jg sakit itu dateng karena kitanya yang kurang olahraga.

    Abis futsal langsung kuliner sama ke pasar malam lah. Bahagia banget kayanya hahhaha
    Semoga gak sakit lagi broo, jangan lupa terus berolahraga.

    • Itu udah enakan ko mas Rizky .. hehe
      jadi berani maen futsal.. Nah itu selain bosen kalau tidur terus, aku sendiri jadi malah pusing kalau tidur terus.. hehe

      Betul mas, terkadang bahagia itu tak melulu dengan yang mewah nan wah πŸ™‚
      Cukup sederhana dan dilakukan bersama sahabat, itu sudah cukup luar biasa bagiku πŸ™‚

  • Syukurlah kalau sekarang sudah sehat mas. Sekarang khususnya di Bandung widya udah jarang liat pasar malam. Pengen banget kesana hihi jadi nostalgia dulu seneng banget ke pasar malam.

    • Alhamdulilah mba, sudah sembuh dan sudah bisa beraktifitas kembali seperti biasa πŸ™‚

      Oh yah, kirain setiap kota masih berjalan seperti biasanya dan masih ada. Selagi di kota Yogyakarta masih ada, ayo maen ke Yogyakarta.. hehe

      Tapi sekarang kalau sore hingga malam suka hujan di kota gudeg ini πŸ™‚

  • Abis sakit itu enaknya leyeh-leyeh dulu beberapa hari di tempat tidur, abis itu main bom-bom car…bisa menyalurkan emosi terselubung dengan nabrak-nabrakin diri sampe puas ke mobil lain… πŸ˜€

  • Kelasku setiap bulan juga ada futsal, tapi sekarang udah gak ada lagi karena udah pada lulus. Hanya beberapa orang yang rumahnya berdekatan yang main futsal.

    Kami jarang pindah lapangan, jadi kalo kami main ya dihitung sejak kami baru mulai main. Kalo lapangan lagi sepi, tetap boleh main, tapi kalo rame harus langsung keluar begitu pluit dibunyikan.

    Duh, kangen banget sama pasar malam. Entah kenapa terasa beda gitu sama waktu kecil. Waktu kecil aku selalu pengen ke pasar malam, main pancing-pancingan trus ke tong setan. Tapi sekarang, sepertinya semua hal yang ada di pasar malam, terlihat biasa aja.

    • Oh gitu, wah asik tuh kalau lagi sepi bisa main gitu πŸ™‚

      Betul, enaknya memang lapang sudah yang langganan ya mas.. aku juga dulu di Joglo futsal, tapi karena sudah tidak operasi lagi jadi ganti lapang πŸ™‚

      Terkadang memang suka kangen gitu ya mas, berbeda sekali tentunya dengan masa kecil ketika maen ke pasar malam πŸ™‚

      Iya, rasa ketertarikannya sudah berbeda πŸ™‚

    • Haha.. Coba tengok bakso klenger yang pernah aku tulis, siapa tahu bikin nagih, secara kan pecinta bakso juga..hehe

      Masa sih gak ada, kalau mau ambil aja di blogku ya, Mba..hehe

      Salam kenal juga πŸ™‚
      Terima kasih, nanti aku follback blognya :)D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *