#DiaryLebaran #7, Rencana Allah Memang Yang Terbaik

DiaryMahasiswa.com | Hari itu merupakan pagi yang cerah, seperti biasa aku beres-beres rumah. Mulai dari nyapu lantai hingga di halaman rumah. Setelah selesai aku biasa menonton televisi sembari menunggu matangnya makanan yang di masak Ibu. Setiap selesai menyapu aku selalu mendapatkan kesempatan menonton acara Islam Itu Indah. Yang biasanya diisi oleh Ustadz Maulana, Ustadz Syamsuddin dan Ustadzah Oki Setiana Dewi. Kalau kalian pernah melihat pasti tahu.
Setiap pagi acaranya tentu berbeda-beda temanya, pagi itu aku tidak melihatnya dari awal jadi tak tahu tema apa yang dibahas. Tapi yang pasti aku mendengar suatu kisah yang diceritakan oleh Ustadz Syam yang membuatku berfikir dan merenung tentang rencana Allah memang yang terbaik. Kurang lebih seperti ini ceritanya, ada salah seorang laki-laki yang sudah berkeluarga. Sebut saja namanya Budi. Beliau juga sudah dikaruniai dua orang anak laki-laki yang sedari lahir sudah buta. Selain taat beribadan, beliau juga setiap hari bekerja, banting tulang mencari uang untuk bisa membayar biaya operasi mata kedua anaknya. Singkat cerita beliau sudah bisa mengumpulkan uang untuk mengoperasi anaknya. 
Pada waktu itu beliau baru pulang kerja, uang yang mau digunakan untuk operasi di simpan di dalam mobil di halaman rumahnya, kemudian beliau masuk ke rumah untuk membawa kedua anaknya ke rumah sakit. Namun ketika kembali lagi ke depan, mobilnya sudah tidak ada dan uangnya yang ada didalam mobil pun hilang.

Budi pada waktu itu juga marah, dia sudah tidak percaya lagi bahwa Allah Maha Penyayang, Maha pemberi rizki. Dia meninggalkan Allah, mendengar suara adzan cuek, sudah tidak pernah Sholat ataupun ibadah yang lainnya. Keesokan harinya dia pergi ke kantor polisi untuk melaporkan mobilnya yang hilang.

Budi : “Assalamu’alaikum.. Pak polisi ?”
Polisi : Wa’alaikumsalam.. Ada yang bisa kami bantu pak ?
Budi : “Saya kehilangan mobil dengan plat ini, dan didalamnya terdapat uang untuk biaya operasi kedua anak saya yang sedari lahir buta. Tolong saya ya tolong ?”
Polisi : “Sabar pak, sabar”
Budi : “Saya sudah tidak bisa sabar lagi, Allah telah meninggalkan saya”
Polisi : Sabar pak, kami akan berusaha mencari mobil bapak yang hilang”
Budi : “Ya sudah saya tunggu kabar baiknya saja” (Sembari menangis pulang meninggalkan pak polisi)

Hari demi hari Budi tetap tidak pernah melaksanakan ibadah lagi. Kerja tidak terurus karena teringat terus mobil dan uang yang telah hilang. Hingga beberapa hari kemudian dia mendapatkan suatu keajaiban yakni kedua mata anaknya, Allah sembuhkan seketika. Mereka bisa melihat lagi tanpa harus dioperasi.

“Alhamdulilah, maafkan aku ya Allah. Aku sudah berprasangka buruk kepada-Mu”, ucap Budi sembari sujud syukur.

Setelah itu dia bergegas untuk pergi ke kantor polisi dengan tujuan memberitahukan kabar gembira bahwa kedua anaknya sudah bisa melihat. Sesampainya di kantor polisi, mereka saling sambut dan ingin membicarakan suatu hal yang sangat penting.
.

Budi : “Assalamu’alaikum.. pa saya ingin memberikan suatu hal yang sangat penting ?”, sembari menangis bahagia.
Polisi : “Wa’alaikumsalam.. saya juga ingin menyampaikan hal yang sama seperti bapak”
Budi : “Silahkan bapak dulu saja”
Polisi : “Tidak, sepertinya bapak yang terburu-buru ingin menyampampannya. Silahkan”
Budi : “Baik pak, jadi gini kedua mata anak saya sekarang sudah bisa melihat lagi dan Allah sudah menyembuhkannya. Saya sudah berprasangkan buruk kepada-Nya. Mulai saat ini saya tidak akan meninggalkan Allah lagi.”
Budi : “Apa yang hendak bapak sampaikan kepada saya ?”
Polisi : “Alhamdulilah, senang kami mendengarnya. Seperti ini pak. Kami ingin memberi tahu bahwa mobil berserta uang yang hilang sekarang sudah kami temukan. Isinya masih utuh.

Pada saat itu juga Budi semakin yakin bahwa rencana Allah memang yang terbaik. Sebaik-baiknya rencana manusia, lebih baik rencana Allah. Seperti pada surat Ali Imran: 54

“Dan berencanalah kalian, Allah membuat rencana. Dan Allah sebaik-baik perencana.”

***
Cerita yang aku ceritakan diatas sangat jauh berbeda dengan apa yang diceritakan oleh Ustadz Syam. Tapi pada intinya atau endingnya sama. Semoga bermanfaat.

3 Responses for #DiaryLebaran #7, Rencana Allah Memang Yang Terbaik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *